Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru

Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026

MerahPutih.com – Kepolisian membantah ada temuan racun saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kematian Sutrimo di Klinik Mordent, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kasubnit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Robby Pasha, membantah kabar yang beredar di kalangan wartawan tersebut.

“Nggak, nggak, nggak,” jawab Ipda Robby singkat kepada wartawan di lokasi Olah TKP, Senin (27/7).

Baca juga:

Polda Usut Kematian Sutrimo, Dugaan Korban Penjaga Rumah Eks Jampidsus Didalami

Barang Bukti Dibawa ke Puslabfor

Menurut Robby, seluruh barang bukti yang diamankan dari TKP dibawa ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Robby menegaskan hasil olah TKP maupun barang-barang yang diamankan belum bisa dipublikasikan karena penyelidikan masih berlangsung.

Ada beberapa ya. Nanti sama Humas ya, sama Humas. Biar Humas yang jelaskan,

Kasubnit Resmob Polres Jaksel, Ipda Robby Pasha

Proses Olah TKP di Klinik Mordent

Polisi mulai membuka garis polisi di pagar klinik pukul 13.11 WIB. Sejumlah personel Puslabfor mengenakan pakaian hitam memasuki halaman klinik, membawa kotak hitam, bantal dengan sprei hijau, serta barang-barang lain dalam plastik bening.

Baca juga:

Polisi Baru Olah TKP Hari Ini, Klinik TKP Kematian Sutrimo Sudah Rusak

Suasana klinik tampak sepi dan dipenuhi daun kering, menandakan jarang didatangi. Olah TKP selesai sekitar pukul 14.13 WIB.

Kronologi Awal Kematian Sutrimo

Awalnya, Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Kamis (23/7). Korban sempat dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring, tetapi dinyatakan sudah meninggal dunia saat tiba.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan penyelidikan dilakukan secara profesional dan hati-hati untuk mengungkap penyebab kematian korban.

Terkait beredar kabar korban merupakan Kepala Urusan Rumah Tangga (Karumga) eks Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, Budi belum bisa memberikan kepastian kepada media. “Masih didalami,” tandasnya.

Baca Artikel Asli