MERAHPUTIH.COM - DUA belas orang terluka dalam penerbangan Qatar Airways rute Doha-Dublin, Minggu (26/5). Sebanyak enam penumpang dan enam kru mengalami luka. Delapan dari mereka langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Seperti dilansir CNN, penerbangan QR017 mendarat di Dublin sekira pukul 13.00 waktu setempat. Layanan darurat, polisi bandara, dan petugas pemadam kebakaran langsung menangani penerbangan tersebut. Dilaporkan, QR017 mengalami insiden turbulensi saat terbang di atas Turkiye. Pihak bandara Dublin mengatakan langsung membantu mengevakuasi penumbang dan kru yang tak terluka dalam insiden tersebut.
“Sejumlah kecil penumpang dan kru mengalami luka ringan. Mereka kini sudah ditangani pihak medis,” ujar pihak Qatar Airways dalam pernyataan mereka.
Mereka menyebut keselamatan penumpang dan kru menjadi prioritas dalam setiap penerbangan. “Insiden ini tengah diselidiki secara internal,” imbuh mereka.
Insiden ini terjadi selang beberapa dari kejadian turbulensi parah pada penerbangan Singapore Airlines SQ321 rute London- Singapura. Turbulensi kencang tersebut menewaskan satu penumpang dan melukai 104 lainnya.
Dalam data yang diungkap CNN, sebanyak 65 ribu penerbangan mengalami turbulensi dalam level sedang tiap tahun di AS. Sekitar 5.500 lainnya mengalami turbulensi parah. Angka tersebut mungkin akan bertambah.
Profesor ilmu pengetahuan atmosfer di University of Reading, Inggris, Paul Williams, pada 2022, mengatakan perubahan iklim memengaruhi turbulensi. “Kami membuat simulasi komputer dan menemukan turbulensi bisa terjadi dua atau tiga kali lipat di dekade mendatang,” jelasnya.
Temuan itu, yang kemudian dikonfirmasi lewat pengamatan langsung, menekankan adanya turbulensi yang disebut ‘turbulensi udara jernih’. Tak seperti turbulensi yang umum terjadi dengan peringatan adanya badai atau cuaca berawan, turbulensi udara jernih terjadi seketika dan sulit dihindari.
Hal itu sejalan dengan pernyataan pihak Singapore Airlines yang menyebut turbulensi terjadi seketika dan cepat. Meski demikian, pihak Qatar Airways belum mengeluarkan pernyataan mengenai bagaimana turbulensi terjadi dalam penerbangan QR017.(dwi)