Sulitnya Berempati
Minggu, 25 Oktober 2020 -
KAMU pernah punya sahabat yang sering curhat ke kamu? Mungkin apa yang ia ceritakan juga pernah kamu alami dan membuat kamu untuk berempati dengannya. Ya, empati memainkan peran penting dalam membangun dan menjaga hubungan antarsesama manusia.
Manusia sudah mulai menunjukkan tanda-tanda empati sejak bayi dan akan semakin berkembang selama masa anak-anak dan remaja. Namun, tingkat empati seseorang bisa saja berbeda dengan orang lainnya. Ada orang yang mudah untuk berempati, ada pula yang sulit untuk melakukan hal tersebut.
Baca juga:
Hindari Nasihat, Ini Yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Orang Depresi
Ada beberapa ciri yang menandakan apakah kamu merupakan orang yang memiliki empat tinggi atau biasa saja.
1. Memiliki kepedulian yang tinggi terhadap orang lain
2. Merupakan pendengar yang baik
3. Pandami memahami perasan orang lain
4. Sering dijadikan tempat curhat oleh orang lain
5. Sering memikirkan perasaan orang lain
6. Sering diminta menjadi penasihat bagi masalah orang lain
7. Terkadang merasa lelah atau kewalahan dalam situasi sosial
Kamu termasuk yang mana, Sobat Merah Putih?
Nah selain itu, empati juga memiliki beragam manfaat lho. Melansir laman Alodokter, rasa empati dibutuhkan untuk membangun hubungan sosial dengan orang lain. Dengan empati, kamu akan mampu memahami apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh orang lain. Kamu juga akan terlatih untuk memberikan tanggapan yang tepat dalam segala situasi sosial.
Bermepati pada orang lain juga akan melatihmu dalam mengendalikan emosi. Dengan begitu, kami tidak akan mudah merasa stres.
Baca juga:
Selain itu, kamu juga akan membayangkan bagaimana rasanya jika berada pada posisi orang lain. Hal ini aka mendorongmu untuk melakukan sesuatu yang bisa meringankan beban atau masalah orang tersebut. oleh karena itu rasa empat juga bermanfaat untuk melatih perilaku tolong-menolong atau sikap atruisme antara sesama manusia.
Karena empati merupakan sebuah kemampuan, kamu bisa membentuk atau memperkuatnya, seperti memperbanyak bergaul dengan orang yang memiliki latar belakang berbeda denganmu, berusaha mendengarkan orang lain sebaik mungkin, dan cobalah untuk memahami orang lain.
Menumbuhkan dan memperkuat rasa empat memang tidak bisa dilakukan secara instan. Seiring berjalannya waktu, rasa empatimu akan terasah dan segera merasakan manfaatnya, terutama di kehidupan sosialmu. (and)
Baca juga: