Puncak Arus Mudik di Tol Cipularang Diprediksi H-6
Kamis, 31 Mei 2018 -
Merahputih.com - Jasa Marga Cabang Purwakarta, Bandung, Cileunyi (Purbaleunyi) memprediksi puncak arus mudik yang melalui Gerbang Tol Cipularang (Cikampek - Purwakarta - Padalarang) dan Padalarang-Cileunyi atau Padaleunyi terjadi pada H-6 atau 9 Juni 2018.
"Jasa Marga sudah menetapkan puncak arus mudik diperkirakan H-6 tanggal 9 Juni 2018. Puncak arus balik pada H+3 atau tanggal 19 Juni," ujar Kepala Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, Reza Febriano saat apel gelar pasukan di Bandung, Rabu (30/5).
Penetapan puncak arus mudik dan arus balik tersebut didasarkan atas evaluasi dari musim liburan Idul Fitri tahun lalu. Selain itu, adanya perubahan cuti bersama yang mulanya pada tanggal 13 Juni kini digeser menjadi 11 Juni, membuat Jasa Marga membuat proyeksi puncak arus mudik dan balik. "Jadi kita sudah sepakati H-6 ini akan terjadi puncak yang melintas di ruas Cipularang dan Padaleunyi," katanya.
Ia memprediksi, saat musim mudik nanti akan terjadi peningkatan volume kendaraan sebesar 11 persen dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) sebanyak 188.000 unit yang melintas Tol Cipularang dan Padaleunyi. "Nah arus balik, saya pakai prediksi untuk gerbang masuk. Puncak H+4 akan ada peningkatan 26 persen dibanding LHR normalnya 41.000," kata dia dikutip Antara.
Di sisi lain, Jasa Marga pun akan menambah kekuatan dari segi sarana prasarana. Mobil layanan tol yang sebelumnya berjumlah 7 unit ditambah menjadi 9 unit. Mobil derek dari 15 unit yang ada akan ditambah menjadi 22 unit. Empat mobil ambulan juga disiagakan dibantu dari PMI dan dinas kesehatan setempat. "Posko kesehatan, kita bekerja sama dengan Dinkes wilayah setempat ada enam posko. Toilet mobile akan kita tempatkan di setiap rest area," katanya.
Selama mudik, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meminta para pemudik menaati berbagai rambu lalu lintas yang ada di jalur mudik 2018. "Para pemudik diharapkan berperilaku sesuai rambu-rambu yang berlaku agar bisa menikmati mudik ini dengan baik, aman, dan nyaman," kata Basuki Hadimuljono.
Menurut dia, ada tiga hal lainnya yang harus diperhatikan dengan seksama untuk mewujudkan arus mudik yang lancar, salah satunya perilaku pengendara. Sementara, dua hal lainnya adalah manajemen trafik lalu lintas serta prasarana-sarana infrastruktur mudik yang saat ini sedang disiapkan sebaik-baiknya oleh pemerintah. (*)