Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

PT KCIC Buka 2.400 Lowongan Kerja untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Andika Pratama - Rabu, 05 Februari 2020

MerahPutih.com - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tengah mempersiapkan operasional perdana kereta cepat Jakarta-Bandung pada tahun 2021. Untuk mendukung hal itu, KCIC membukan 2.400 lowongan kerja bagi putra-putri terbaik bangsa

"Yang terpilih ini nantinya akan menjadi generasi pertama di Indonesia yang mampu mengoperasikan sarana dan prasarana kereta cepat," kata Direktur Human Resources PT KCIC Puspita Anggraeni dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (5/2)

Baca Juga

Progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung Baru 38 Persen

Pihaknya menunggu anak bangsa untuk dipersiapkan menjadi sumber daya manusia yang terampil saat kereta cepat beroperasi kelak, seiring dengan progres konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Ia mengatakan sedikitnya 2.400 pekerja dibutuhkan dalam pengoperasian perdananya pada tahun 2021. Pihaknya berharap dengan SDM yang unggul, maka kereta cepat akan memberikan pengalaman terbaik tidak hanya dari kenyamanan dan rasa aman menggunakan teknologi kereta, namun juga pelayan profesional dari seluruh kru.

Ilustrasi - seorang kru kereta cepat sedang melayani penumpang. Dokumentasi PT KCIC
lustrasi - seorang kru kereta cepat sedang melayani penumpang. Dokumentasi PT KCIC

Rekrutmen karyawan dilakukan dalam beberapa gelombang untuk ditempatkan pada berbagai posisi yang terkait dengan operasional kereta cepat seperti di bidang persinyalan, teknisi, hingga pramugara dan pramugari kereta api.

"KCIC membuka kesempatan bagi mereka yang baru lulus maupun yang telah berpengalaman, khususnya di bidang transportasi. Utamanya posisi yang perlu terpenuhi dengan segera seperti Masinis dan personel untuk Operation Control Center (OCC) kereta cepat," ujarnya dilansir Antara

Baca Juga

Ini Harga Termurah Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Program rekruitment untuk operasional kereta cepat diharapkan menjadi langkah awal bagi anak bangsa untuk dapat berkarir dan mengembangkan diri dalam industri moda transportasi massal modern di Indonesia. (*)

Baca Artikel Asli