Prisia Nasution: Berbagi Ilmu Itu Menyenagkan
>MerahPutih Celeb- Muda, cantik dan memiliki jiwa sosial tinggi, itulah cerminan diri artis cantik satu ini. Prisia Nasution mewarisi kepekaan sosial dari keluarganya.>Baginya, sang ibu lah yang “menitiskan” kepekaan terhadap lingkungan sekitar dlam dirinya. Sejak kecil, artis yang gemar berolah raga ini sudah akrab dengan kegiatan-kegiatan sosial.>"Ibu setengah dari rumahnya dipake. Kaya garasinya dipake untuk latian musik, beliin angklung terus dibawain band dari jepang kolaborasi," ujarnya.
>Bukan hanya sang ibu, ayah dan kakaknya juga banyak mengajarinya untuk selalu memperhatikan orang lain yang tidak seberuntung dirinya.>"Kakakku juga, dia selalu miris kalo ngeliat orang dipinggir jalan yang buat makan aja susah pasti ia sempetin buat turun dari mobil dan kasih sesuatu, " tambahnya.>Bintang Sekolah Rimba ini juga menambahkan, membantu orang bukan hanya bisa dilakukan dengan memberikan hal berbentuk materi, justru ilmu bisa lebih berguna bagi mereka.
>Hal itu ia buktikan dengan mengajar anak-anak yang tinggal di hulu sungai Cisadane. Meluangkan waktu di sela-sela kesibukannya, Phia merasa sangat senang bisa berbagi ilmu yang dimilikinya kepada orang lain.>“Banyak cara untuk membantu orang, slaah satunya berbagi ilmu, itu sangat menyenangkan,” ujarnya.>Peliknya permasalahan sosial membuatnya miris, karena itu ia mencoba menggambarkan permasalahan sosial masyarakat tempatnya mengajar melalui sebuah film dokumenter berdurasi 30 menit.
>Dengan mentransfrom ilmunya tentang dunia perfilman, perempuan serba bisa ini mengajarkan langsung cara produksi pembuatan film pada anak-anak.>“Aku mengajari mereka yang intinya cari tahu apa saja di tanah kalian apa masalah kalian dan apa kebagusan kalian keluar. mulai dari bikin skenario, pegang kamera dan akhirnya jadi ada tujuh tema yang digabung jadi film pendek lumayan sih, 30 menit.” Ujarnya>Prisia mengaku sangat bangga bisa memberikan banyak pengetahuan tentang dunia perfilman pada orang lain, berbagi suatu keahlian lebih yang dimiliki seseorang, bisa menjadi sarana untuk dibagikan pada orang lain, itulah gunanya ilmu.>“Apa yang aku tau, apa yang aku bisa itu yang aku bagi. Jadi siapapun yang punya kemampuan lebih itulah yang harus dibagi,” pungkasnya.