IHSG Mengamuk Dekati Level 6.000, Aksi Borong Saham Murah Selamatkan Muka Bursa Efek Indonesia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 1 jam, 24 menit lalu
IHSG Mengamuk Dekati Level 6.000, Aksi Borong Saham Murah Selamatkan Muka Bursa Efek Indonesia

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Kamis (25/6) sore berakhir perkasa, mengekor reli positif sejumlah bursa utama kawasan Asia. Redamnya harga minyak mentah dunia menjadi motor utama pendorong gairah beli pelaku pasar.

Bursa Asia didominasi penguatan karena sentimen investor didukung oleh kemajuan upaya perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, membantu mendorong harga minyak kembali ke level sebelum konflik,

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus.

Baca juga:

Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Nyaris Tembus Rp 18.000 pada Perdagangan Kamis (25/6)

Aliran Dana Asing Redam Sentimen Negatif

Laju positif pasar modal dalam negeri mendapat pasokan energi besar dari aksi borong portofolio keuangan. Kebijakan pelonggaran likuiditas perbankan dari China melalui People's Bank of China (PBoC) ikut mempertebal rasa percaya diri pasar ekuitas domestik.

Sentimen pelonggaran moneter tersebut sukses menutupi kabar buruk merosotnya peringkat daya saing nasional dalam World Competitiveness Ranking sebesar 21 peringkat.

Berikut rincian indikator pasar serta data pergerakan angka perdagangan saham:

  • Posisi Akhir Indeks: IHSG bertengger pada level 5.999,04 (melompat 115,16 poin atau naik 1,96 persen).

  • Indeks Saham Unggulan: Kelompok LQ45 merangkak naik 9,58 poin (menguat 1,66 persen menuju posisi 587,75).

  • Total Nilai Transaksi: Nilai perdagangan menembus Rp13,63 triliun, melibatkan 20,91 miliar lembar saham.

  • Frekuensi Aktivitas Perdagangan: Mesin kliring mencatat 16.660.000 kali transaksi selama jam kerja pasar.

  • Rasio Saham Emiten: Sebanyak 562 saham mencatat kenaikan harga, 148 saham terkoreksi, serta 249 saham jalan di tempat.

  • Arus Modal Masuk: Bank Indonesia (BI) mencatat arus modal asing ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) tenor satu tahun dan obligasi pemerintah mencapai Rp105.000.000.000.000 sepanjang Juni.

Sektor Infrastruktur IDX-IC Pimpin Penguatan

Aksi borong saham murah memicu seluruh lini usaha bergerak naik tanpa perkecualian. Koreksi komoditas energi mengurangi risiko lonjakan biaya hidup, sekaligus membebaskan bank sentral dari tekanan kenaikan suku bunga acuan dalam waktu dekat.

“IHSG menguat seiring kembali masuknya aksi beli investor memburu saham-saham murah setelah pasar menyentuh level terendah dalam dua pekan,” kata Maximilianus Nicodemus menjelaskan kondisi psikologis pasar.

Baca juga:

Rupiah Hampir Jebol ke Rp 18.000, IHSG Langsung Kejang-Kejang Masuk Zona Merah pada Penutupan Perdagangan Rabu (24/6)

Berdasarkan data klasifikasi Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas lini industri kompak parkir di zona hijau. Sektor infrastruktur mencetak performa terbaik lewat lonjakan 3,89 persen, menyalip sektor kesehatan (naik 3,21 persen) serta barang konsumen primer (naik 2,89 persen).

Deretan emiten komoditas dan ritel berskala kecil mendominasi transaksi harian papan perdagangan sebelum lonceng penutupan berbunyi.

#IHSG #Harga Saham #Saham Syariah #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Mengamuk Dekati Level 6.000, Aksi Borong Saham Murah Selamatkan Muka Bursa Efek Indonesia
Aksi borong saham murah memicu seluruh lini usaha bergerak naik tanpa perkecualian
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 24 menit lalu
IHSG Mengamuk Dekati Level 6.000, Aksi Borong Saham Murah Selamatkan Muka Bursa Efek Indonesia
Indonesia
Rupiah Hampir Jebol ke Rp 18.000, IHSG Langsung Kejang-Kejang Masuk Zona Merah pada Penutupan Perdagangan Rabu (24/6)
Status Indonesia pada ulasan Morgan Stanley Capital International (MSCI) belum mengalami perubahan positif, sehingga bursa domestik kehilangan daya dongkrak jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Juni 2026
Rupiah Hampir Jebol ke Rp 18.000, IHSG Langsung Kejang-Kejang Masuk Zona Merah pada Penutupan Perdagangan Rabu (24/6)
Indonesia
IHSG Merosot 3%, Hampir 600 Saham Emiten BEI Berguguran
IHSG jatuh 3,07% ke level 5.915,27 pada perdagangan Rabu. Hampir 600 saham terkoreksi, seluruh sektor di BEI berada di zona merah, dipicu ekspektasi hawkish bank sentral global.
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
IHSG Merosot 3%, Hampir 600 Saham Emiten BEI Berguguran
Indonesia
Bursa Efek Indonesia Terancam Kehilangan Netralitas, Pengamat UI Sebut Kemenkeu dan BI Bisa Main Mata
Keterlibatan negara pada satu sisi memang berdampak positif bagi penguatan modal serta percepatan pembangunan infrastruktur pasar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Bursa Efek Indonesia Terancam Kehilangan Netralitas, Pengamat UI Sebut Kemenkeu dan BI Bisa Main Mata
Indonesia
IHSG Hari Ini Memerah Pasrah, Investor Mendadak Kalem Tunggu MSCI Review
Penurunan indeks kian terasa akibat aksi ambil untung (profit taking) pada sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps) setelah sempat menguat beberapa waktu lalu
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
IHSG Hari Ini Memerah Pasrah, Investor Mendadak Kalem Tunggu MSCI Review
Indonesia
Diganjar Nilai Merah Oleh MSCI, Pasar Saham Indonesia Kena Semprot Isu Transparansi Kepemilikan
Sentimen negatif domestik bersumber dari keputusan lembaga pemeringkat internasional MSCI menurunkan skor Information Flow Indonesia
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Diganjar Nilai Merah Oleh MSCI, Pasar Saham Indonesia Kena Semprot Isu Transparansi Kepemilikan
Indonesia
Jumat Kelabu Pasar Saham: Rupiah dan IHSG Kompak Ambyar Berjamaah, LQ45 Longsor Kehilangan Poin Penting
Sentimen negatif pasar global menyapu bersih optimisme investor domestik sejak menit-menit awal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Jumat Kelabu Pasar Saham: Rupiah dan IHSG Kompak Ambyar Berjamaah, LQ45 Longsor Kehilangan Poin Penting
Indonesia
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Melengkapi analisis makro tersebut, Chief Economist BTN Myrdal Gunarto mengingatkan pentingnya aspek sektor riil di luar pasar keuangan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Indonesia
IHSG Sengaja Melemah Demi Cari Perhatian, Investor Ramai-ramai Tahan Napas Tunggu Hasil RDG BI
Kondisi mancanegara turut memperkeruh suasana perdagangan saham dalam negeri
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
IHSG Sengaja Melemah Demi Cari Perhatian, Investor Ramai-ramai Tahan Napas Tunggu Hasil RDG BI
Indonesia
IHSG Pagi Ini Melemah dan Rupiah Terpuruk Dekati Rp17.856
Tekanan jual tidak hanya menyasar saham lapis kedua, melainkan turut melanda jajaran emiten berkapitalisasi pasar raksasa
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
IHSG Pagi Ini Melemah dan Rupiah Terpuruk Dekati Rp17.856
Bagikan