IHSG Mengamuk Dekati Level 6.000, Aksi Borong Saham Murah Selamatkan Muka Bursa Efek Indonesia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 25 Juni 2026
IHSG Mengamuk Dekati Level 6.000, Aksi Borong Saham Murah Selamatkan Muka Bursa Efek Indonesia

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Kamis (25/6) sore berakhir perkasa, mengekor reli positif sejumlah bursa utama kawasan Asia. Redamnya harga minyak mentah dunia menjadi motor utama pendorong gairah beli pelaku pasar.

Bursa Asia didominasi penguatan karena sentimen investor didukung oleh kemajuan upaya perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, membantu mendorong harga minyak kembali ke level sebelum konflik,

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus.

Baca juga:

Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Nyaris Tembus Rp 18.000 pada Perdagangan Kamis (25/6)

Aliran Dana Asing Redam Sentimen Negatif

Laju positif pasar modal dalam negeri mendapat pasokan energi besar dari aksi borong portofolio keuangan. Kebijakan pelonggaran likuiditas perbankan dari China melalui People's Bank of China (PBoC) ikut mempertebal rasa percaya diri pasar ekuitas domestik.

Sentimen pelonggaran moneter tersebut sukses menutupi kabar buruk merosotnya peringkat daya saing nasional dalam World Competitiveness Ranking sebesar 21 peringkat.

Berikut rincian indikator pasar serta data pergerakan angka perdagangan saham:

  • Posisi Akhir Indeks: IHSG bertengger pada level 5.999,04 (melompat 115,16 poin atau naik 1,96 persen).

  • Indeks Saham Unggulan: Kelompok LQ45 merangkak naik 9,58 poin (menguat 1,66 persen menuju posisi 587,75).

  • Total Nilai Transaksi: Nilai perdagangan menembus Rp13,63 triliun, melibatkan 20,91 miliar lembar saham.

  • Frekuensi Aktivitas Perdagangan: Mesin kliring mencatat 16.660.000 kali transaksi selama jam kerja pasar.

  • Rasio Saham Emiten: Sebanyak 562 saham mencatat kenaikan harga, 148 saham terkoreksi, serta 249 saham jalan di tempat.

  • Arus Modal Masuk: Bank Indonesia (BI) mencatat arus modal asing ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) tenor satu tahun dan obligasi pemerintah mencapai Rp105.000.000.000.000 sepanjang Juni.

Sektor Infrastruktur IDX-IC Pimpin Penguatan

Aksi borong saham murah memicu seluruh lini usaha bergerak naik tanpa perkecualian. Koreksi komoditas energi mengurangi risiko lonjakan biaya hidup, sekaligus membebaskan bank sentral dari tekanan kenaikan suku bunga acuan dalam waktu dekat.

“IHSG menguat seiring kembali masuknya aksi beli investor memburu saham-saham murah setelah pasar menyentuh level terendah dalam dua pekan,” kata Maximilianus Nicodemus menjelaskan kondisi psikologis pasar.

Baca juga:

Rupiah Hampir Jebol ke Rp 18.000, IHSG Langsung Kejang-Kejang Masuk Zona Merah pada Penutupan Perdagangan Rabu (24/6)

Berdasarkan data klasifikasi Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas lini industri kompak parkir di zona hijau. Sektor infrastruktur mencetak performa terbaik lewat lonjakan 3,89 persen, menyalip sektor kesehatan (naik 3,21 persen) serta barang konsumen primer (naik 2,89 persen).

Deretan emiten komoditas dan ritel berskala kecil mendominasi transaksi harian papan perdagangan sebelum lonceng penutupan berbunyi.

#IHSG #Harga Saham #Saham Syariah #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Awas Tergelincir! Prediksi IHSG Hari Ini Uji Level Psikologis 6.000, Sentimen Inflasi Jadi Penentu
Prediksi IHSG hari ini bersiap menguji level psikologis 6.000 di tengah tekanan inflasi dan sentimen global. Cek analisis lengkap arah bursa saham di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Awas Tergelincir! Prediksi IHSG Hari Ini Uji Level Psikologis 6.000, Sentimen Inflasi Jadi Penentu
Indonesia
IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'
Prediksi IHSG hari ini diperkirakan bergerak sideways di kisaran 6.000 akibat sentimen wait and see. Simak analisis data inflasi domestik dan efek ekonomi AS di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Padam Meski Rupiah Menguat, Ada Apa Sebenarnya?
Cek pergerakan IHSG hari ini yang anjlok 0,83% ke level 6.071,14. Cari tahu juga prediksi IHSG besok, update rupiah, dan analisa tren harga minyak dunia!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
IHSG Hari Ini Merah Padam Meski Rupiah Menguat, Ada Apa Sebenarnya?
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026
Cari tahu prediksi IHSG hari ini yang berpotensi konsolidasi akibat efek penutupan kuartal III 2026. Cek juga analisis lengkap sentimen pengesahan APBN 2027 di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026
Indonesia
Resmi Berlaku, Aturan Harga Saham Terendah Rp1 Bikin IHSG Ambrol? Ini Fakta Sebenarnya
Penasaran kenapa IHSG turun belakangan ini? Temukan fakta dari BEI soal aturan saham Rp1 yang membantah anggapan bahwa saham 'gocap' jadi penyebab utama.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Resmi Berlaku, Aturan Harga Saham Terendah Rp1 Bikin IHSG Ambrol? Ini Fakta Sebenarnya
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Mengekor Bursa Global, Benarkah Suku Bunga The Fed Jadi Biang Kerok?
IHSG anjlok hari ini terseret tren negatif bursa saham Asia dan global. Cari tahu penyebab IHSG turun, mulai dari sentimen The Fed hingga efek harga minyak di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Mengekor Bursa Global, Benarkah Suku Bunga The Fed Jadi Biang Kerok?
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh
IHSG hari ini melemah akibat sentimen pemberlakuan harga saham terendah Rp1 oleh BEI. Simak analisis pergerakan IHSG, nasib saham gocap, dan sentimen global di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 28 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Padam! Drama Trump-Xi Jinping Bikin Pasar Saham Asia Rontok
Laju IHSG hari ini ditutup melemah mengekor bursa saham Asia. Ketahui penyebab utama IHSG turun, mulai dari tensi geopolitik hingga daftar saham top gainers & losers di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 September 2026
IHSG Hari Ini Merah Padam! Drama Trump-Xi Jinping Bikin Pasar Saham Asia Rontok
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Faktor Global dan Ekonomi Lesu Jadi Biang Keroknya
Penasaran apa penyebab IHSG hari ini turun tajam? Cek rangkuman lengkap soal sentimen pasar modal, dari tekanan Wall Street, inflasi, hingga kondisi ekonomi dalam negeri yang lagi lesu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Faktor Global dan Ekonomi Lesu Jadi Biang Keroknya
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (22/9).
Yusuf Abdillah - Selasa, 22 September 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Bagikan