Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Presiden Jokowi Yakinkan Pengusaha dan Investor Hong Kong untuk Investasi di Indonesia

Luhung Sapto - Selasa, 02 Mei 2017

Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Li Ka-Shing, pemilik CK Hutchison Holdings Limited di Hotel Conrad Hong Kong. Dalam pertemuan itu, Li Ka-Shing menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan nilai investasinya di Indonesia.

"CK Hutchison Holdings Limited merupakan salah satu perusahaan terbesar yang terdaftar pada Bursa Saham Hong Kong. Terdapat komitmen untuk meningkatkan investasi di Indonesia," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mendampingi Presiden Joko Widodo saat pertemuan berlangsung, Senin (1/5).

Untuk diketahui, CK Hutchison Holdings merupakan salah satu perusahaan operator terminal kontainer terbesar di dunia yang telah berinvestasi di Indonesia sebesar US$10 miliar.

Li sendiri sebelumnya telah berinvestasi di Indonesia sejak lebih dari sepuluh tahun lalu.

Dalam lawatannya ke Hong Kong, Kepala Negara menyampaikan sejumlah poin penting saat memberikan pidatonya di depan para pengusaha dan investor di Hong Kong dalam pertemuan yang digelar di Grand Ballroom Hotel Conrad, Hong Kong.

Mantan Walikota Solo itu meyakinkan para pengusaha dan investor di Hong Kong bahwa peluang investasi di Indonesia sangat terbuka lebar. Presiden juga menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah Indonesia untuk semakin memantapkan posisi Indonesia sebagai negara yang ramah investasi.

Presiden Jokowi menyinggung proyek-proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan, semisal proyek listrik 35 gigawatt, 1.000 kilometer jalan tol, 3.258 kilometer jalur kereta api, 15 bandara baru, 10 pengembangan bandara yang ada, serta 24 pelabuhan baru dan pengembangan pelabuhan yang ada.

Jokowi juga membeberkan pihaknya telah melakukan penghapusan sekitar 3 ribuan peraturan daerah yang mempersulit investasi. Demikian halnya dengan kebijakan pengampunan pajak yang kemudian menjadi salah satu kebijakan pengampunan pajak tersukses sepanjang sejarah.

"Berkat sejumlah upaya itu, tahun lalu kami memperbaiki peringkat kami di indeks Kemudahan Berusaha Bank Dunia sebanyak 15 peringkat. Dari peringkat 106 ke peringkat 91," ujar Presiden menambahkan, sembari menekankan bahwa target selanjutnya ialah untuk berada pada posisi 40 besar dalam daftar tersebut.

Pembangunan infrastruktur yang terus digencarkan pemerintah hingga sekarang mampu menjadikan sejumlah wilayah Indonesia semakin terhubung. Hal ini membuka peluang di sektor pariwisata akan semakin besar.

"Anda semua tahu Bali, pulau surga kami yang terkenal itu. Dengan akses infrastruktur yang semakin baik, kami telah meluncurkan sebuah program yang disebut 'Sepuluh Bali Baru'. Seperti misalnya Raja Ampat di Papua, Mandalika di Lombok, dan Pulau Komodo," ucapnya.

"Anda mungkin ingin segera membeli properti di sana sebelum Li Ka-shing membeli semuanya dan harganya juga menjadi naik," ucap Presiden melontarkan candaan.

Presiden memperkirakan bahwa di tahun-tahun mendatang, Indonesia akan segera kebanjiran investasi pada pembangunan hotel, resor, distrik pariwisata, dan sejumlah pusat aktivitas lainnya.

Baca Artikel Asli