Pramono Sikat Penjual Tramadol di Kawasan Tanah Abang

Rabu, 28 Januari 2026 - Dwi Astarini

MERAHPUTIH.COM - PARA penjual obat terlarang Tramadol yang beroperasi secara bebas di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, akan ditindak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Hal tersebut dikatakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setelah beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas penjual Tramadol yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan.

Pramono langsung menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI untuk menertibkan peredaran obat keras itu. Menurutnya, peredaran obat keras tanpa pengawasan tidak bisa ditoleransi.

“Kami akan tertibkan. Saya akan minta Satpol PP untuk menertibkan itu. Saya juga kebetulan mengikuti berita tentang hal ini," kata Pramono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (28/1).

Ia menegaskan Tramadol merupakan obat pereda nyeri yang tidak boleh dikonsumsi secara sembarangan karena berpotensi membahayakan kesehatan. Oleh sebab itu, penyebarannya harus dilawan.

Baca juga:

Pengedar Tramadol di Kawasan Tanah Abang yang Ditangkap Polisi Positif Bermacam Narkoba



Sebelumnya, Tramadol diketahui dijual secara terang-terangan di kawasan depan Museum Tekstil hingga trotoar Jalan KS Tubun arah Pasar Tanah Abang Blok G, Jakarta Pusat.

Obat pereda nyeri itu dilaporkan dijajakan kepada pengguna jalan yang melintas. Tak hanya orang dewasa, peredaran Tramadol tersebut juga disebut menyasar berbagai kalangan, termasuk anak-anak.(Asp)

Baca juga:

Pusat Grosir Blok A Tanah Abang Tutup Pada 1 Januari 2026

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan