BLACKPINK Tutup Tur DEADLINE di Hong Kong dengan Penuh Air Mata, Memunculkan Spekulasi akan Bubar

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
  BLACKPINK Tutup Tur DEADLINE di Hong Kong dengan Penuh Air Mata, Memunculkan Spekulasi akan Bubar

BLACKPINK membuka tur dunia DEADLINE di Goyang Stadium, Korea Selatan.(foto: YG Entertainment)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — BLACKPINK menutup tur dunia DEADLINE di Hong Kong, Senin (26/1), dengan penuh air mata. Keharuan di atas panggung itu membuat para penggemar global dan media internasional mulai mengungkapkan kekhawatiran mengenai kemungkinan pembubaran grup tersebut.

“Sebelum tidur tadi malam, begitu banyak pikiran yang datang, tentang menelepon ibu saat masih trainee, dan bagaimana kami menjadi BLACKPINK. Kami telah mencapai begitu banyak hal, semuanya berkat BLINK. Ada masa-masa sulit, tapi juga banyak hal yang patut dirayakan. Memikirkannya membuatku menangis,” kata Rose kala menutup konser di Hong Kong.

“Ketika encore berakhir, pertanyaan yang menggantung di industri bukanlah apa yang telah dicapai BLACKPINK, melainkan apa yang akan terjadi selanjutnya,” kata Forbes dalam artikel yang mereka terbitkan pada 27 Januari.

Masa depan BLACKPINK memang menjadi salah satu tanda tanya terbesar di industri K-pop. Meski keempat member telah memperpanjang kontrak grup mereka dengan YG Entertainment pada Desember 2023, mereka tidak memperpanjang kontrak individu. Setiap member justru mendirikan label independen masing-masing. Jennie mendirikan Odd Atelier, Lisa meluncurkan Lloud, Jisoo membentuk Blissoo, dan Rose menandatangani kontrak dengan anak perusahaan YG, The Black Label.

Di lain sisi, YG belum mengungkapkan durasi kontrak grup yang diperpanjang tersebut. Namun, sumber industri K-pop disebut-sebut memperkirakan akan ada negosiasi ulang pada paruh kedua 2026. Ulang tahun ke-10 BLACKPINK akan jatuh pada Agustus 2026, dan grup ini dijadwalkan merilis mini album ketiga mereka, DEADLINE, pada 27 Februari.

Baca juga:

Konser BLACKPINK di Jakarta 2025: Rosé Ungkap Kerinduan, Lisa Nikmati Kuliner Indonesia



Dengan kesuksesan individu para member selama dua tahun terakhir, isu bubar menjadi makin masuk akal. Lagu APT. milik Rose bertahan di Billboard Hot 100 selama 37 minggu, Lisa tampil di musim ketiga The White Lotus dan tampil di Academy Awards, Jennie menjadi headliner Coachella sebagai artis solo, sedangkan Jisoo menyelesaikan tur Asia dan merilis lagu “Eyes Closed” bersama Zayn.

Nama besar tiap member di industri musik global justru membuat kritikus menilai tur dunia DEADLINE lebih terasa seperti empat artis solo yang berbagi panggung ketimbang penampilan grup yang menyatu, dengan Act 2 dan Act 4 sepenuhnya didedikasikan untuk panggung solo. Majalah musik Rolling Stone melihat perkembangan individu para member sebagai sesuatu yang membantu kolaborasi grup. Sementara itu, sejumlah ulasan di Ticketmaster menyebut para member terlihat lelah dan penampilan tersebut kurang harmonis.

“Kita harus menyimpan setiap momen di hati, karena kita akan merindukan suasana ini untuk sementara waktu. Merupakan kehormatan dan privilese yang luar biasa bisa tampil di depan begitu banyak orang, selama begitu banyak malam. Malam ini ialah tentang merayakan enam bulan terakhir, hampir 10 tahun, perjalanan kami, dan semua kenangan yang kita buat bersama,” imbuh Rose.

Reaksi penggemar di media sosial terbelah. Sebagian mengungkapkan kekhawatiran bahwa ini bisa menjadi terakhir kalinya keempat member tampil bersama sebagai sebuah grup, sedangkan yang lain mengingatkan agar tidak berlebihan menafsirkan, dengan catatan bahwa BLACKPINK memang sering menangis di akhir tur.

Namun, terlepas dari semua spekulasi, Rose pernah mengatakan kepada The New York Times pada November 2024 bahwa pembubaran tidak pernah menjadi pilihan.

BLACKPINK kini mungkin mengurangi atau mengakhiri aktivitas grup sehingga industri K-pop kehilangan girl group paling sukses secara global. Pengaruh mereka melampaui musik hingga ke budaya, fesyen, dan representasi global. Nyatanya, final di Hong Kong masih sebuah misteri: menandai sebuah akhir atau sekadar jeda.(dwi)



Baca juga:

Seluruh Member BLACKPINK Sepakat Perpanjang Kontrak dengan YG Entertainment

#BLACKPINK #K-Pop #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan