Banjir Jakarta dan Modifikasi Cuaca, Pramono: Ada yang Senang, Ada yang Tidak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
Banjir Jakarta dan Modifikasi Cuaca, Pramono: Ada yang Senang, Ada yang Tidak

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sikap pro dan kontra muncul di tengah masyarakat dalam menyikapi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menangani persoalan banjir. Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai tidak semua pihak senang ketika Jakarta berhasil mengurangi banjir.

Menurut Pramono, selalu ada pihak yang mendukung maupun mengkritik setiap kebijakan pemerintah, termasuk dalam upaya penanggulangan banjir.

“Apa yang saya lakukan tentunya ada yang senang, ada yang enggak senang. Termasuk modifikasi cuaca. Enggak semuanya orang itu senang bahwa Jakarta enggak banjir. Itu juga ada yang pengen Jakarta banjir,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (28/1).

Baca juga:

Gubernur Pramono Gencar Gelar Modifikasi Cuaca Atasi Banjir, DPRD DKI: Buang-Buang Duit

Ia mencontohkan kebijakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dijalankan Pemprov DKI sebagai salah satu langkah yang menuai kritik dari sejumlah pihak. Meski demikian, Pramono menilai kritik tersebut sebagai hal yang wajar dalam demokrasi.

Namun, ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diambil pemerintah daerah semata-mata dilakukan demi kepentingan masyarakat dan publik luas, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu.

“Modifikasi cuaca yang kami jalankan dikritik, enggak apa-apa. Tetapi kan yang saya lakukan ini adalah untuk kepentingan masyarakat, kepentingan publik,” ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan ini menekankan bahwa tugas utama seorang pemimpin adalah menyelesaikan persoalan, bukan justru memperkeruh keadaan atau menambah konflik.

Baca juga:

Pemprov DKI Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca di Hari Ke-12, Lakukan 4 Sorti

Ia juga mengklaim selama hampir satu tahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dirinya selalu berupaya memimpin dengan pendekatan yang tenang dan solutif.

“Rasanya saya selama menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta hampir satu tahun, rasanya saya enggak pernah marah,” katanya.

Pramono menyebut pendekatan kepemimpinan yang ia terapkan bersifat solutif dan strategis, terutama dalam menyelesaikan berbagai persoalan lama di Jakarta yang belum tuntas pada periode kepemimpinan sebelumnya.

“Kalau dilihat apa yang saya lakukan, semua kebijakan gubernur yang lama, Gubernur DKI Jakarta maksudnya, yang tidak selesai, bismillah saya selesaikan,” pungkasnya. (Asp)

#Pramono Anung #Banjir Jakarta #Pemprov DKI Jakarta #Modifikasi Cuaca
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov Buka 2.843 Lowongan Program Padat Karya, Gajinya UMP DKI
Program ini akan dilaksanakan sebagai bantalan sosial untuk menekan angka pengangguran serta meningkatkan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah di Jakarta.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Pemprov Buka 2.843 Lowongan Program Padat Karya, Gajinya UMP DKI
Indonesia
Gubernur Pramono bakal Lakukan Penyesuaian Tarif Transjabodetabek
Subsidi yang diberikan Jakarta untuk transportasi umum ke wilayah penyangga Ibu Kota itu dinilai terlalu besar.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Gubernur Pramono bakal Lakukan Penyesuaian Tarif Transjabodetabek
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta 4 Juni 2026 Jakarta Bakal Diguyur Hujan Sore Sampai Malam Hari
Pada waktu bersamaan, Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu hanya mengalami kondisi berawan tebal.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta 4 Juni 2026 Jakarta Bakal Diguyur Hujan Sore Sampai Malam Hari
Indonesia
RSUD Tebet dan Cempaka Putih Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing
Program ini telah berlangsung sejak tahun lalu.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
RSUD Tebet dan Cempaka Putih Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing
Indonesia
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat jalan amblas. Perbaikan rampung dalam lima hari.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
CFD Rasuna Said Kembali Beroperasi Mulai 7 Juni 2026, Pemprov DKI Optimistis Lebih Baik
CFD di Jalan HR Rasuna Said akan kembali digelar mulai 7 Juni 2026. Pemprov DKI mengungkap hasil evaluasi dan sejumlah perbaikan yang telah dilakukan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 30 Mei 2026
CFD Rasuna Said Kembali Beroperasi Mulai 7 Juni 2026, Pemprov DKI Optimistis Lebih Baik
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Indonesia
Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Pemprov DKI Ungkap Penyebab hingga Imbauan Jalur Alternatif
Jalan Raya Lenteng Agung Jakarta ambles, memicu kemacetan parah ke arah Depok. Pemprov DKI: akibat struktur beton bawah tanah yang sudah keropos.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Pemprov DKI Ungkap Penyebab hingga Imbauan Jalur Alternatif
Indonesia
DKI Jakarta Sebar 744 Petugas untuk Pastikan Hewan Kurban Aman dan Sehat
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 744 petugas untuk mengawasi kesehatan hewan kurban dan proses penyembelihan Idul Adha 2026 di seluruh wilayah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
DKI Jakarta Sebar 744 Petugas untuk Pastikan Hewan Kurban Aman dan Sehat
Bagikan