MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menyiapkan terobosan berupa ambulans udara menggunakan helikopter hingga pesawat kecil.
Prabowo mengatakan ambulans udara dibutuhkan agar masyarakat yang mengalami kondisi darurat bisa segera dievakuasi, meski berada di wilayah dengan akses jalan yang sulit.
"Untuk itu kita juga akan membuat ambulans udara dengan helikopter dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput," kata Prabowo dalam pidato Rapat Paripurna DPR RI, Jumat (14/8).
Menurutnya, pesawat kecil tersebut nantinya diharapkan dapat menjangkau lokasi-lokasi yang tidak memiliki landasan pacu.
Pesawat tersebut dapat mendarat di lapangan pasir hingga wilayah di pinggir sungai.
"Di lapangan-lapangan pasir, bisa mendarat di pinggir sungai, supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau dia sakit," ujarnya.
Baca juga:
Prabowo Targetkan BUMN Dipangkas Jadi Maksimal 300 Perusahaan pada Akhir 2026
Prabowo Buka Opsi Tim Dokter Terbang
Selain ambulans udara, Prabowo juga membuka kemungkinan menghadirkan tim dokter yang dapat diterbangkan langsung ke lokasi pasien.
Langkah tersebut dinilai dapat menjadi solusi ketika pasien berada dalam kondisi kritis atau ketika terjadi bencana yang membuat akses menuju rumah sakit terhambat.
Untuk itu kita harus mencari terobosan inovatif, salah satu jalan adalah ambulans udara bahkan nanti tim dokter terbang,
Presiden RI, Prabowo Subianto.
Konsep tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan pasien yang berada di wilayah dengan akses layanan kesehatan terbatas.
Baca juga:
Prabowo Bongkar Masalah Dokter di Indonesia: Puluhan Ribu Tenaga Medis Masih Dibutuhkan
Prabowo Soroti Ibu Melahirkan Tempuh Perjalanan hingga 9 Jam
Prabowo menyoroti masih adanya masyarakat yang harus menempuh perjalanan berjam-jam untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kondisi tersebut dinilai sangat berisiko, khususnya bagi ibu yang hendak melahirkan.
Prabowo mengaku mendapat laporan mengenai banyak ibu yang meninggal karena terlambat mendapatkan layanan kesehatan saat persalinan.
Saya mendapat laporan banyak ibu-ibu yang meninggal karena harus menempuh jalan 7 jam sampai 9 jam pada saat melahirkan,
Presiden RI, Prabowo Subianto.
Dia mengatakan kondisi tersebut terjadi ketika ibu sudah memasuki waktu persalinan, tetapi perjalanan menuju fasilitas kesehatan membutuhkan waktu berjam-jam akibat buruknya akses jalan.
"Pada saat sudah waktu mau pecah harus 9 jam karena tidak ada jalan yang baik, karena jembatan tidak bagus," lanjut Prabowo.
Penyediaan ambulans udara hingga kemungkinan menghadirkan tim dokter terbang menjadi salah satu terobosan yang disiapkan untuk menjawab persoalan akses layanan kesehatan di wilayah yang sulit dijangkau. (Knu)