Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Prabowo Resmikan 895 Jembatan Dibangun 30 Polda, Hubungkan 1.314 Desa

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026

MerahPutih.com- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan lewat sambungan virtual sebanyak 895 jembatan penghubung antardesa. Peresmian terpusat ini digelar terpusat di Jalan Bayah-Cikotok, Desa Bayah Barat, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Kamis (13/8).

Ratusan jembatan tersebut, yang dibangun secara swadaya oleh 30 Polda di berbagai daerah merupakan bagian dari program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Polri.

Dari 30 Polda yang terlibat dalam pembangunan jembatan, 10 Polda tercatat membangun jembatan terbanyak, yaitu Polda Banten pada urutan teratas dengan 145 jembatan, Polda Jawa Barat 137 jembatan, Polda Riau 110 jembatan, Polda Jawa Tengah 86 jembatan.

Kemudian, Polda Sumatera Selatan 81 jembatan, Polda Sumatera Utara 75 jembatan, Polda Kalimantan Timur 74 jembatan, Polda Jawa Timur 52 jembatan, Polda Aceh 25 jembatan, dan Polda Jambi 17 jembatan

Baca juga:

Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden RI, menjelaskan 895 jembatan itu menghubungkan total 1.314 desa di berbagai daerah Indonesia dan dimanfaatkan oleh kurang lebih 2 juta masyarakat. Total panjang jembatan mencapai 19,2 kilometer.

Jembatan-jembatan tersebut membantu membuka akses antarkampung dan antardesa, meningkatkan keselamatan, serta memudahkan masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, dan pusat kegiatan ekonomi,

ujar Prasetyo dalam keterangannya.

Khusus di lokasi peresmian, jembatan di Jalan Bayah-Cikotok itu menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari. Jembatan itu pun memberi manfaat langsung bagi sekitar 8 ribu jiwa.

Dalam rangkaian acara peresmian, Pras, sapaan akrab Prasetyo menyampaikan Presiden akan menyapa masyarakat yang mengikuti peresmian secara virtual dari berbagai daerah.

Terkait program Jembatan Merah Putih Presisi, Pras menyampaikan pemerintah mengapresiasi aksi gotong royong Polri, yang dilakukan secara kolaboratif bersama TNI, pemerintah daerah, yayasan, relawan, teknisi, dan masyarakat.

Kehadiran jembatan yang aman dan layak diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga membuka akses pendidikan, pelayanan dasar, dan kegiatan ekonomi masyarakat,

katanya.
Baca Artikel Asli