MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah bertanggung jawab penuh terhadap hak-hak para korban tragedi tabrakan kereta di Bekasi melalui pemberian santunan di luar penanganan medis.
"Ya, nanti ada semuanya ada, kompensasinya," kata Presiden, menanggapi pertanyaan awak media terkait santunan bagi para korban kecelakaan, usai menjenguk korban di RSUD Bekasi, Selasa (28/4).
Baca juga:
Jenguk Korban Tabrakan Kereta di RSUD Bekasi, Presiden Prabowo Prihatin dan Terkejut
Pelayanan Medis Terbaik Buat Korban
Kepala Negara juga memastikan seluruh korban kecelakaan kereta api telah mendapatkan penanganan medis secara maksimal. "Semuanya sudah ditangani, yang saya lihat sudah ditangani dengan baik," imbuhnya, dilansir Antara,
Juru Bicara Presiden sekaligus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan adanya arahan langsung dari Prabowo agar para korban mendapatkan layanan terbaik dari rumah sakit
“Beliau (Presiden) memberikan petunjuk untuk seluruh korban yang dirawat untuk diberikan pelayanan terbaik,” tutur Mensesneg.
Baca juga:
Korban Tewas Tabrakan Maut Kereta Bekasi Tembus Belasan, Jadi 14 Orang
Suasana Prabowo Jenguk Korban
Dari beberapa foto yang dibagikan Sekretariat Presiden, setibanya di RSUD Bekasi pada pukul 08.39 WIB, Presiden Prabowo langsung masuk ke dalam poli bedah dan ruang inap pasien Bougenville untuk menjenguk beberapa korban luka-luka.
Di sisi ranjang pasien, Presiden Prabowo terlihat menemui para korban luka-luka dan berbincang-bincang singkat dengan beberapa dari mereka.
Senin (27/4) malam kemarin, terjadi tragedi tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.
Berdasarkan data terakhir KAI pukul 08.45 WIB, total korban meninggal dalam tragedi itu mencapai 14 orang. Sedangkan, korban luka-luka mencapai 84 orang. (*)