Poros Wartawan Jakarta Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Dufi

Selasa, 20 November 2018 - Andika Pratama

MerahPutih.com - Poros Wartawan Jakarta (PWJ) turut berduka cita atas meninggalnya pekerja di stasiun televisi Muhammadiyah, Abdullah Fithri Setiawan (Dufi) yang mayatnya ditemukan di dalam drum plastik pada Minggu (18/11) pukul 06.30 WIB di Kawasan Industri Kembangkuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ucapan duka tersebut disampaikan oleh Ketua Advokasi PWJ Andy Lala sebagai bentuk solidaritas sesama pekerja media, Selasa (20/11).

Ilustrasi foto jenazah. foto: Istockphoto

"Kematian Dufi, meninggalkan duka tidak hanya dari keluarga korban, tetapi juga duka bagi kebebasan dunia pers. Kasus ini menjadi bukti bahwa kekerasan masih menjadi sebuah ancaman bagi pekerja media," kata Andy melalui keterangan persnya.

Dia menduga, kematian Dufi dikarenakan kekerasan yang diperoleh korban. Hal itu diperkuat oleh hasil otopsi polisi yang menemukan bekas luka di sejumlah bagian tubuh korban.

Oleh karena itu, PWJ mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku dan mengusut motif pembunuhan tersebut.

"Kasus pembunuhan Dufi menjadi tugas dari kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan otak pelaku serta motif yang melatarbelakangi kasus ini," ucapnya.

Ilustrasi korban meninggal dunia. foto: Istockphoto

Di samping itu, PWJ juga meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk memantau anak buahnya agar kasus ini segera terungkap.

"Kami yang tergabung dalam Poros Wartawan Jakarta (PWJ) mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menugaskan secara maksimal jajaran kepolisian," tambahnya. (Fdi)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan