MerahPutih Olahraga - Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja 2017 di Jawa Tengah masih berpeluang untuk tetap berjalan sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Hal itu diketahui setelah rapat koordinasi KONI pusat dengan KONI provinsi seluruh Indonesia di Hotel Atlet Century, Kamis (20/10).
Dalam rapat yang juga dihadiri oleh Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Gatot S Dewa Broto itu, Ketua KONI Tono Suratman mengungkapkan bahwa pihaknya menginginkan pelaksanaannya dilakukan sederhana karena terkendala anggaran.
"Hasil rapat menegaskan mereka (KONI provinsi) meminta PON Remaja tetap berjalan. Ini berkaitan dengan program yang sebelumnya telah dilakukan. Apalagi untuk menghadapi kejuaraan ini juga harus membangun sarana prasarana. Sesuai kesepakatan, PON Remaja tetap berjalan. Kalau memang ada kendala masalah anggaran kita harus sesuaikan. Gak perlu gunakan hotel mewah. Bisa saja gunakan asrama-asrama," ungkap Tono usai rapat.
Menurut Tono, PON Remaja sangat penting dilakukan karena untuk pembinaan dan selanjutnya akan menjadi pelapis kedua dan ketiga atlet senior. Selain itu, PON Remaja juga mempunyai jenjang yang lebih tinggi yaitu proyeksi Asian Youth Games maupun Olimpic Youth Games.
"Cabang olahraganya nanti juga kita sesuaikan. Untuk saat ini, cabang olahraganya memang belum ditetapkan. Yang jelas cabang olahraga olimpiade akan menjadi prioritas," tukasnya.
Seperti diketahui, PON Remaja Juni 2017 mendatang terganjal dengan keluarnya surat Kemenpora per 14 Oktober yang tidak memberikan rekomendasi pelaksanaan kejuaraan dua tahunan khusus untuk atlet usia di bawah 17 tahun itu. Salah satu alasannya adalah efesiensi anggaran. Dengan tidak adanya rekomendasi itu, bisa dipastikan PON Remaja tidak akan mendapatkan kucuran dana dari pemerintah pusat. (Abi)
BACA JUGA: