Merahputih.com - Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan sebagian bangunan Gereja Basilea Christ Cathedral. Dari 6 saksi yang diperiksa, mayoritas adalah pekerja yang melakukan perawatan di gereja megah itu.
"Saksi pekerja sedang kita periksa kita ambil keterangannya, kemudian kita juga sedang mempelajari CCTV," ujar Iman kepada wartawan, Selasa (28/4).
Baca Juga:
Kebakaran Gereja Basilea Convention Centre Sudah Padam, Korban Masih Disisir
Iman belum mengungkapkan dugaan awal penyebab munculnya api. "Masih dalam penyelidikan. Setelah selesai lakukan penyelidikan nanti kita sampaikan," ujar mantan Kapolres Kuningan ini.
BPBD Damkar Kabupaten Tangerang, menduga kebakaran berasal dari korsleting listrik. Sementara, besaran kerugian ludesnya sebagian bangunan empat lantai itu belum bisa ditaksir.
"Jadi beri kesempatan kami untuk memastikan bahwa apakah peristiwa ini atau terjadinya kebakaran ini akan kami sampaikan," terang Iman.
Awalnya, api mulai muncul di lantai 3 dan sedang tidak ada aktivitas ibadah dari jemaat gereja. "Dari keterangan saksi dari Lantai 3, ruang ibadah utama. Sementara saat kebakaran tidak ada aktifitas ibadah dan tidak ada korban jiwa," imbuh Iman.
Terkait adanya insiden wartawan foto asal Media Indonesia yang diduga diintimidasi karena mengambil foto, Iman menduga pihak pengelola gereja tidak memperbolehkan awak media meliput dan mengambil gambar kejadian tersebut, lantaran ditakutkan asap kebakaran itu akan membahayakan para wartawan.
Baca Juga:
Gereja Basilea Convention Centre Serpong Dilahap Si Jago Merah
“Jadi kebakaran itu kan ada gas CO2 yang mungkin para wartawan termasuk juga kita petugas tidak boleh masuk dahulu. Karena kalau menghirup gas itu kan berbahaya,” jelas Iman.
Sebelumnya, gereja yang bisa menampung ribuan jemaat itu terbakar mulai pukul 08.00 WIB. Setelah luma unit mobil damkar datang dan dibantu mobil penyiram taman, sijago merah berhasil dipadamkan satu setengah jam kemudian. (Knu)