Polda Metro Petakan Potensi Kejahatan Jelang Natal dan Tahun Baru

Sabtu, 30 November 2019 - Zulfikar Sy

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI memastikan pengamanan dan pengawalan perayaan Natal dan tahun baru 2020.

Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Gatot Eddy Pramono mengatakan, dalam pengawalan dua perayaan tersebut, pihaknya melakukan pemetaan dan lokalisir tempat-tempat keramaian yang dianggap rawan.

Baca Juga:

Dua Stok Bahan Pokok Ini Jadi Perhatian Pemprov DKI Jelang Natal-Tahun Baru

"Kami akan memetakan potensi kerawanan," kata Gatot kepada wartawan, Sabtu (30/11).

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (tengah) mengecek kelengkapan mobil patroli dalam apel persiapan pengamanan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (25/11/2019). (ANTARA/ HO-Korlantas Polri)
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (tengah) mengecek kelengkapan mobil patroli dalam apel persiapan pengamanan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (25/11/2019). (ANTARA/ HO-Korlantas Polri)

Saat ditanya daerah mana saja yang akan dijadikan perhatian khusus, Gatot mengaku belum bisa membeberkan secara pasti, namun ia memastikan di titik-titik pusat keramaian akan dikawal penuh.

"Saya kira nanti lokasi-lokasi di mana masyarakat melaksanakan kegiatan apakah nanti kegiatan keramaian maupun ibadah agama ditempat-tempat ibadah," tuturnya.

Dalam operasi lilin, kata Gatot, pihaknya akan menyebar anak buahnya baik yang berseragam maupun tidak ke beberapa titik. Hal ini dilakukan untuk memastikan di dua perayaan tersebut berjalan aman.

"Apakah kegiatan itu di jalanan maupun di tempat-tempat pelaksaaan ibadah dan kegiatan lain," ungkapnya.

Baca Juga:

Persediaan BBM dan LPG saat Natal-Tahun Baru Dipastikan Aman


Sebelumnya, sebanyak 3.314 pelaku kejahatan diringkus dalam operasi itu. Penangkapan dilakukan sejumlah polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono. Foto: MP/Kanu
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono. (Foto: MP/Kanu)

"Ada sebanyak 1.761 kasus di seluruh jajaran Polda Metro Jaya. kita tangkap 3.314 orang, 547 orang yang ditahan, 22 tidak ditahan dan 2.745 dilakukan pembinaan," kata Gatot.

Senjata tajam, senjata api, barang elektronik, hingga uang puluhan juta rupiah disita selama operasi itu. Gatot menyebut kasus paling menonjol merupakan pencurian dengan kekerasan dan pencurian dengan pemberatan.

"Ada beberapa kasus menonjol seperti kasus geng motor, kasus yang mereka lakukan menagih utang, gunakan senpi, sajam, penyekapan di hotel dan lain lain," kata Gatot. (Knu)

Baca Juga:

BPJT Tak Turunkan Target, Tol Layang Cikampek Siap Beroperasi Saat Natal

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan