MerahPutih Nasional- Pihak Kementerian Perhubungan mengatakan bahwa pesawat AirAsia jenis Airbus dengan nomor penerbangan QZ8501 itu dinyatakan hilang kontak pukul 06.17 WIB, saat berada di antara Tanjung Pandan dan Pontianak.
Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Perhubungan Udara Djoko Murjatmodjo mengatakan hal tersebut kepada para wartawan pada Minggu (28/12/2014) di Jakarta.
Djoko mengatakan, "posisi terakhir pesawat saat hilang kontak di antara Tanjung Pandan dan Pontianak, kalau dari Tanjung Pandan itu ke arah timur selatan dikit. Posisi saat ini kita masih belum tahu selain pagi tadi jam 06.17 WIB kita hilang kontak".
Djoko juga menyebut bahwa sebelum hilang kontak pilot sempat menginformasikan kepada ATC untuk meminta menghindari awan dan naik ke ketinggian 38.000 kaki karena kondisi cuaca buruk.
Lebih lanjut Djoko memaparkan, "pada saat kontak ATC radar di Jakarta mengidentifikasi masih ada, kemudian menyatakan menghindari awan dari kiri dan meminta naik ke ketinggian 38.000 kaki, pada pukul 06.16 WIB masih terlihat di radar, kemudian pukul 06.17 hanya tampak sinyal dan pada saat itu pesawat hilang kontak," papar PLT Dirjen Perhubungan Udara tersebut.
Pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ8501 dinyatakan hilang kontak tersebut berjenis Airbus A320-200. Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Juanda pukul 05.35 WIB dan dijadwalkan tiba di Bandara Changi di Singapura pukul 08.30 waktu setempat. (MP/MAN)