Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Peringati Hari Bumi, Jakarta Matikan Lampu 1 Jam pada 25 April 2026

Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan pemadaman listrik serentak pada 25 April dalam rangka memperingati Hari Bumi. Kebijakan ini mengacu pada Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 14 Tahun 2021 tentang pengendalian penggunaan energi.

Agenda ini merupakan kegiatan tahunan sebagai bagian dari upaya penghematan energi dan pengurangan emisi karbon di ibu kota. Pemadaman listrik akan berlangsung selama satu jam, mulai pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB.

Berdasarkan aturan tersebut, pemadaman wajib dilakukan di seluruh gedung dan kantor milik Pemprov DKI Jakarta. Namun, fasilitas vital seperti rumah sakit, puskesmas, dan klinik dikecualikan dari kebijakan ini.

Selain itu, pemadaman juga akan dilakukan di sejumlah ruas jalan utama (arteri) yang tersebar di lima wilayah kota.

Baca juga:

Earth Hour, Solidaritas umat Manusia untuk Bumi

Di wilayah Jakarta Pusat, pemadaman mencakup kawasan Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Gerbang Pemuda–Jalan Asia Afrika, halaman Balai Kota, serta Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.

Untuk Jakarta Utara, pemadaman dilakukan di Jalan Yos Sudarso, Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Utara, dan Jalan Perintis Kemerdekaan.

Sementara di Jakarta Barat meliputi Jalan Daan Mogot, Jalan Kembangan Raya (depan Kantor Wali Kota Jakarta Barat), serta kawasan kantor wali kota setempat.

Di Jakarta Selatan, pemadaman mencakup Jalan Prapanca Raya, Jalan Sudirman, Jalan Rasuna Said, serta Jalan Gerbang Pemuda–Jalan Asia Afrika. Sedangkan di Jakarta Timur meliputi Jalan Dr. Sumarno, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Baca juga:

Hari Bumi 2026: Pemprov DKI Padamkan Lampu 1 Jam, ini Daftar Lokasinya

Sejumlah lampu di ikon ibu kota juga turut dipadamkan, seperti Patung Jenderal Sudirman, Bundaran Hotel Indonesia, Monumen Nasional (Monas) beserta air mancurnya, hingga Patung Pemuda.

Tak hanya instansi pemerintah, sejumlah gedung swasta juga diimbau untuk berpartisipasi dalam aksi ini.

Meski berlangsung singkat, dampak dari pemadaman listrik ini cukup signifikan. Pada aksi serupa April 2025, tercatat terjadi penurunan emisi karbon hingga 297 ton CO₂ ekuivalen. Sementara pada November 2024, pengurangan emisi mencapai 66,49 ton CO₂.

Selain itu, langkah ini juga mampu menghemat konsumsi listrik dalam jumlah besar, yakni hingga 372 megawatt-hour (MWh). (Tka)

Baca Artikel Asli