Perindo Usung Jokowi di Pilpres 2019, Politikus PPP Anggap Percuma
Rabu, 02 Agustus 2017 -
MerahPutih.Com - Dukungan Partai Persatuan Indonesia atau Perindo untuk mengusung Jokowi dalam Pilpres 2019 mendapat tanggapan dari Politisi PPP Achmad Baidowi. Menurut Wakil Sekjen PPP itu, partai politik yang mendukung Jokowi harus pernah ikut Pemilu 2014.
Alasannya menurut Achmad Baidowi sesuai dengan UU Pemilu bahwa partai politik yang bisa mengusung calon presiden harus memenuhi presidential threshold sebesar 20-25 persen.
"Namun harus diingat bahwa UU Pemilu yang baru disahkan mensyaratakan ketentuan 'presidential threshold' 20-25 persen, artinya bahwa pengusung adalah parpol yang pernah ikut Pemilu 2014," kata Achmad Baidowi di Jakarta, Rabu ((2/8).
Hal itu dikatakannya terkait pernyataan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo yang akan mendukung Joko Widodo di Pemilu Presiden 2019.
Achmad Baidowi mengatakan parpol baru bisa bergabung dan mendukung Jokowi di Pilpres 2019 bukan sebagai salah satu pengusung.
Menurut politisi senior PPP itu, dukungan terhadap Jokowi bukan hanya sekedar deklarasi saja namun harus ditopang dengan kerja mesin politik.
"Apabila ketentuan 'presidential treshold' belum dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi maka parpol baru bisa bergabung dan hanya sebagai pendukung seperti di Pilkada," ujarnya.
Menurut Achmad Baidowi apabila ketentuan PT belum dibatalkan maka kedatangan Perindo tersebut tidak tercatat di Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pengusung.
Anggota Komisi II DPR itu mengatakan PPP belum bisa mengukur seberapa kuat dukungan Jokowi pasca sikap Perindo tersebut karena partai tersebut belum pernah ikut pemilu.
"PPP tetap mendukung Jokowi karena sudah menjadi keputusan Musyawarah Kerja Nasional, dan saat ini kami sosialisasi ke tingkatan bawah," katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo mengindikasikan dukungannya terhadap Presiden Joko Widodo sebagai Capres 2019.
"Untuk Pilpres, melihat perkembangan sekarang, Kongres Partai mendatang akan mengusulkan Pak Jokowi sebagai calon Presiden 2019," ujar Hary Tanoe.
Sinyal positif tersebut disampaikan Hary Tanoe seusai acara Penganugerahan Kepala Daerah Inovatif Koran SINDO 2017 di Hotel Westin, Jakarta, Selasa (1/8) yang juga dihadiri Mendagri Tjahjo Kumolo.(*)
Sumber: ANTARA