Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Perang Dagang Amerika dengan Kanada dan Meksiko Bakal Berlanjut Walau Ada Gencatan Tarif

Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Maret 2025

MerahPutih.com - Tarif 25 persen yang telah diterapkan Amerika Serikat pada sebagian besar impor Kanada dan tarif balasan yang diterapkan pada semua barang AS oleh Kadana.

Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan, Trump sedang mempertimbangkan untuk menghentikan sementara semua tarif pada barang-barang dari Meksiko dan Kanada hingga April.

Perdana Menteri Justin Trudeau mengatakan, perang dagang dengan Amerika Serikat kemungkinan akan terus berlanjut di masa mendatang meskipun ada pembicaraan tentang gencatan tarif.

Trudeau mengatakan telah melakukan percakapan yang intensif tetapi bermakna selama 50 menit pada Rabu (5/3) dengan Presiden AS Donald Trump.

Baca juga:

Perang Dagang Memanas, China Berencana Selidiki App Store

Trudeau mengatakan fokusnya sekarang adalah mengurangi dampak tarif yang secara tidak adil diterapkan oleh AS.

Ia merujuk pada bantuan keuangan pemerintah Kanada kepada warganya yang terkena dampak negatif perang dagang.

Respon juga ditunjukkan juga Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. Tapi yang ini baru akan mengumumkan langkah balasan akhir pekan ini.

Sheinbaum tidak sereaktif Justin Trudeau karena masih berharap Trump membuka ruang untuk berpikir ulang.

Trump mencampakkan pandangan pada umumnya ekonom-ekonom AS sendiri bahwa proteksionisme itu mahal dan tidak efisien. Dia menilai bea impor adalah justru senjata terampuh yang tak pernah digunakan para politisi di AS karena mereka dianggapnya "tidak jujur, bodoh, dan bayaran".

Padahal para ekonom Amerika beranggapan dengan menaikkan tarif sampai sebesar 20 persen saja, berpotensi menaikkan pajak sampai 1,4 triliun dolar AS yang bakal mempersulit kaum miskin AS. (*)

Baca Artikel Asli