Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Per Jumat (11/12), Penambahan Kasus COVID-19 Ibu Kota Capai 1.232 Jiwa

Zulfikar Sy - Jumat, 11 Desember 2020

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona di ibu kota, Jumat (11/12). Dengan positivity rate 9,2 persen, penambahan kasus positif hari ini sebanyak 1.232 jiwa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 14.843 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 11.895 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.232 positif dan 10.663 negatif.

Baca Juga:

Ragukan Kualitas Sinovac, Gerindra Minta Pemprov DKI Cek Ulang Vaksin COVID-19

Rate test PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 169.384. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 90.402.

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sebanyak 31 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 11.803 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Dwi di Jakarta, Jumat (11/12).

Sedangkan jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 150.250 kasus.

Swab test antigen Covid-19, di Mako Kormar, Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2020). (ANTARA/HO-Dispen Marinir)
Swab test antigen COVID-19, di Mako Kormar, Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2020). (ANTARA/HO-Dispen Marinir)

Dari angkat total 150.250, dinyatakan telah sembuh sebanyak 135.545 orang dengan tingkat kesembuhan 90,2 persen.

Lalu, total sebanyak 2.902 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,9 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,1 persen.

Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,2 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,3 persen.

Baca Juga:

Perang Lawan COVID-19 Belum Selesai meski Sudah Ada Vaksin

Positivity rate DKI ini melebihi standar kasus positif yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO yang hanya 5 persen.

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," tuturnya.

Pemprov DKI terus memasifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi atau perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19. (Asp)

Baca Juga:

Makin Memprihatinkan, Jumlah Kasus COVID-19 Lampaui 600 Ribu

Baca Artikel Asli