Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Penumpang Naik 20 Persen di Libur Panjang, Operator Diminta Tambah Frekuensi

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2020

MerahPutih.com - Melayani penumpang di libur pajang akhir Oktober sampai awal November ini, operator transportasi diminta meningkatkan frekuensi perjalanan guna mengantisipasi peningkatan penumpang.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memperkirakan ada kenaikan pergerakan orang untuk berlibur hingga 20 persen dibandingkan hari biasa.

"Kemungkinan karena liburnya relatif panjang, bisa jadi kenaikan bisa lebih dari 20 persen. Oleh karenanya saya wanti-wanti maskapai penerbangan dan operator kereta api agar menambah flight dan jadwal kereta api dan juga bus," kata Menhub.

Baca Juga:

Libur Panjang, Masyarakat Tidak Berangkat di 28 Oktober

Ia mengatakan, segera mengumpulkan operator transportasi untuk melakukan koordinasi terkait persiapan libur panjang pekan depan. Hal itu juga dilakukannya guna mengingatkan operator agar tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Saat ini masih ada ruang untuk bisa menambah jadwal operasi dan frekuensi perjalanan. Pasalnya kapasitas penumpang kereta api dan pesawat terbang telah ditetapkan maksimal 70 persen.

"Dengan menambah frekuensi, penumpukan pesawat berkurang, dan itu memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar Menhub.

Menhub Budi Karya
Menteri Perhubunga Budi Karya. (Foto: Antara).

Menhub memastikan operator transportasi selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Bahkan penumpang pesawat dan kereta api pun diberikan face shield secara cuma-cuma.

"Jadi yang diarahkan Ketua Gugus Tugas itu dijalankan operator dengan baik," ujarnya.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan libur panjang di akhir Oktober sampai awal November, diminta tidak berangkat di waktu puncak, yakni Selasa (27/10) malam atau Rabu (28/10).

Menurut Menhub, jika banyak orang berangkat dalam waktu yang sama dikhawatirkan akan menimbulkan kemacetan yang kemudian berujung pada risiko penularan COVID-19 karena banyaknya orang yang terkumpul di satu tempat.

Baca Juga:

Kapolda Metro Minta Warga Tak Liburan di Akhir Bulan Ini

Baca Artikel Asli