Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, 1.673 Penerbangan Domestik Terdampak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, 1.673 Penerbangan Domestik Terdampak

Foto udara karhutla di Kelurahan Sepan, Penajam Paser Utara, Kaltim, pada Rabu (19/8) (ANTARA/ HO- BPBD Kabupaten PPU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap berpotensi mengganggu operasional penerbangan di Kalimantan. Penurunan jarak pandang akibat asap dapat memicu keterlambatan, pembatalan, hingga pengalihan penerbangan demi menjaga keselamatan penumpang dan awak pesawat.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), sebanyak 1.673 penerbangan domestik terdampak karhutla selama periode 11 Agustus hingga 9 Oktober 2026.

Gangguan tersebut mencakup 745 penerbangan yang mengalami keterlambatan, 907 penerbangan yang dibatalkan atau ditunda, 15 penerbangan yang dialihkan ke bandara lain (divert), serta enam penerbangan yang kembali ke bandara asal (return to base).

Situasi ini menjadi perhatian bagi masyarakat dan wisatawan yang bepergian melalui sejumlah bandara di Kalimantan. Penumpang perlu memantau informasi penerbangan secara berkala dan mengonfirmasi jadwal kepada maskapai sebelum berangkat menuju bandara.

Enam Bandara di Kalimantan Masuk Wilayah Terdampak

Sejumlah bandara di Kalimantan masuk dalam daftar lokasi terdampak karhutla dan kabut asap. Enam bandara tersebut meliputi:

  1. Bandara Supadio Pontianak.
  2. Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya.
  3. Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.
  4. Bandara H. Asan Sampit.
  5. Bandara Iskandar Pangkalan Bun.
  6. Bandara Rahadi Oesman Ketapang.

Kabut asap dapat mengganggu operasional penerbangan ketika jarak pandang turun hingga berada di bawah batas minimum keselamatan. Dalam kondisi tersebut, penerbangan dapat mengalami keterlambatan, pembatalan, pengalihan ke bandara lain, atau kembali ke bandara asal.

Dampaknya tidak hanya dirasakan penumpang yang hendak berangkat, tetapi juga mereka yang sedang menjalani perjalanan lanjutan. Penumpang dengan penerbangan sambungan maupun agenda penting di tempat tujuan berpotensi terkena dampak perubahan jadwal.

Baca juga:

Asap Karhutla Ganggu Malaysia dan Singapura, Presiden Prabowo Minta Penanganan Diperkuat

Citilink Catat Penerbangan Terdampak Terbanyak

Gangguan akibat karhutla melibatkan 10 maskapai yang melayani penerbangan domestik. Citilink Indonesia mencatat jumlah penerbangan terdampak terbanyak, yakni 478 penerbangan.

Di posisi berikutnya, NAM Air mencatat 300 penerbangan terdampak, sedangkan Wings Air sebanyak 227 penerbangan.

Gangguan penerbangan ini berpotensi memengaruhi mobilitas masyarakat, terutama mereka yang mengandalkan transportasi udara untuk bepergian antarkota atau menuju daerah dengan akses transportasi darat terbatas.

Karena itu, penumpang yang menggunakan penerbangan dari atau menuju wilayah terdampak perlu memperhitungkan kemungkinan perubahan jadwal, termasuk dampaknya terhadap perjalanan lanjutan.

Kemenhub Tegaskan Keselamatan Penerbangan Jadi Prioritas

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa menegaskan, Selasa (13/10), bahwa keselamatan penumpang dan awak pesawat menjadi prioritas utama dalam menghadapi gangguan penerbangan akibat kabut asap.

Penerbangan tidak dapat dipaksakan apabila jarak pandang berada di bawah batas minimum operasional,

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa.

Keputusan untuk menunda, membatalkan, atau mengalihkan penerbangan merupakan bagian dari prosedur keselamatan. Langkah tersebut juga membutuhkan koordinasi antara otoritas penerbangan, pengelola bandara, penyedia layanan navigasi, dan maskapai.

Baca juga:

Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar

Hak Penumpang yang Terdampak Perubahan Jadwal

Kemenhub turut mengingatkan maskapai agar memenuhi hak penumpang yang terdampak sesuai ketentuan yang berlaku. Bentuk pemenuhan hak tersebut dapat berupa kompensasi, penjadwalan ulang (reschedule), atau pengembalian biaya tiket (refund), bergantung pada kondisi dan aturan yang berlaku.

Pemerintah menegaskan bahwa pengawasan terhadap pemenuhan hak penumpang akan dilakukan melalui Kantor Otoritas Bandar Udara.

“Maskapai yang tidak menjalankan kewajibannya sesuai ketentuan dapat dikenai sanksi,” jelas Lukman. (Knu)

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Penerbangan #Kemenhub
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, 1.673 Penerbangan Domestik Terdampak
Karhutla dan kabut asap berdampak pada 1.673 penerbangan domestik. Simak daftar 6 bandara terdampak dan penjelasan Kemenhub soal hak penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, 1.673 Penerbangan Domestik Terdampak
Indonesia
Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar
Berdasarkan laporan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, upaya pemadaman masih berlangsung di enam provinsi terdampak.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar
Indonesia
Asap Karhutla Ganggu Malaysia dan Singapura, Presiden Prabowo Minta Penanganan Diperkuat
Berdasarkan laporan Kepala BNPB, masih terdapat sekitar 639 hektare lahan yang dalam proses pemadaman di enam provinsi terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Asap Karhutla Ganggu Malaysia dan Singapura, Presiden Prabowo Minta Penanganan Diperkuat
Dunia
Kualitas Udara Memburuk akibat Kabut Asap: Singapura Subsidi Pengobatan, Malaysia Batasi Aktivitas Sekolah
Singapura mulai memberikan subsidi biaya perawatan medis akibat kabut asap.
Yusuf Abdillah - Senin, 12 Oktober 2026
Kualitas Udara Memburuk akibat Kabut Asap: Singapura Subsidi Pengobatan, Malaysia Batasi Aktivitas Sekolah
Indonesia
Pemerintah Indonesia Belum Sambut Rencana Bantuan Malaysia Padamkan Karhutla
Kebakaran di Taman Nasional Tanjung Puting mendapatkan perhatian khusus oleh Presiden Prabowo Subianto, mengingat taman nasional itu merupakan pusat konservasi dan rehabilitasi orangutan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Pemerintah Indonesia Belum Sambut Rencana Bantuan Malaysia Padamkan Karhutla
Indonesia
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
Dudung turut merespons pertanyaan mengenai dampak karhutla yang saat ini turut dialami negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
Indonesia
Kebakaran Hutan dan Lahan Belum Padam, Menhut Klaim 50 Helikopter Masih Beroperasi
Helikopter sangat membantu pemadaman titik api yang sulit dijangkau petugas di darat. Namun, penerbangan helikopter terkendala ketika jarak pandang pilot terbatas akibat kabut asap tebal.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Kebakaran Hutan dan Lahan Belum Padam, Menhut Klaim 50 Helikopter Masih Beroperasi
Indonesia
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara sejak Kamis dini hari masuk kategori sangat tidak sehat di atas 200 mikrogram per meter kubik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Indonesia
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Sampel dari lokasi perusahaan yang telah disegel kini telah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Indonesia
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
BMKG menyampaikan dengan kondisi asap yang masih tebal di Riau, pihaknya mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap dampaknya pada kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
Bagikan