Penjualan Mobil Ferrari di 2023 Hampir Didominasi Model Hybrid
Selasa, 06 Februari 2024 -
MerahPutih.com - Penjualan mobil Ferrari pada 2023 mencapai puncak dengan 13.663 unit, menunjukkan pertumbuhan 3,3 persen dari tahun sebelumnya. Data ini mencerminkan pergeseran menuju kendaraan listrik, dengan 44 persen penjualan disumbang oleh model hybrid.
Namun, 56 persen masih dipegang oleh varian bermesin pembakaran internal murni. Ferrari memiliki empat model plug-in hybrid dan enam model bermesin pembakaran internal dalam portofolionya, dengan SUV Purosangue yang kemungkinan akan mendapatkan setup hybrid di masa depan.
Baca juga:
Meski penjualan SUV meningkat pada paruh kedua 2023, Ferrari telah mengatur pembatasan, membatasi penjualan SUV hingga 20 persen dari total volume perusahaan, demikian diwartakan Motor1, Senin (5/2).
Produksi model F8 selesai pada 2023, dan peluncuran Roma Spider di kuartal terakhir mengakhiri era model Portofino M. Tiga peluncuran produk baru dijadwalkan untuk tahun 2024, termasuk penerus LaFerrari dan 812 Superfast.
Ferrari akan memasuki ranah mobil listrik murni pada kuartal keempat tahun 2025, dengan target mobil listrik menyumbang 40 persen dari total penjualan pada akhir dekade ini.
Baca juga:
Selain itu, perusahaan berencana menggunakan bahan bakar sintetis untuk melindungi mesin bermesin pembakaran internal dari dampak regulasi emisi yang lebih ketat.
Ferrari juga akan menerapkan bahan bakar berkelanjutan pada mobil balap F1 mulai tahun 2026. Kesepakatan dengan Maserati untuk penggunaan powertrain Ferrari berakhir pada akhir tahun 2023, menandai akhir dari kolaborasi mereka.
Adapun dua model terakhir yang menggunakan powertrain Ferrari dari Maserati adalah Ghibli 334 Ultima dan Levante V8 Ultima. (waf)
Baca juga: