MerahPutih.com - Pemerintah sedang mengkaji wilayah yang akan menggunakan bahan bakar minyak (BBM) rendah sulfur.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, pemerintah sedang mematangkan ketentuan terkait bahan bakar minyak (BBM) rendah sulfur.
"Lagi dimatangkan. Ya lagi dibahas lah," ujar Arifin di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (31/3).
Arifin mengatakan, salah satu yang dikaji adalah bagaimana penerapan BBM rendah sulfur itu. Namun, belum dapat menyampaikan kapan BBM jenis baru tersebut akan dirilis.
Baca juga:
SPBU Colomadu Karanganyar Terbakar, Petugas Pengisi BBM Selamat
Sebelumnya Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana mengatakan pemerintah sedang mempersiapkan bahan bakar yang lebih bersih untuk dipakai oleh masyarakat, terutama masyarakat yang tinggal di wilayah-wilayah berpolusi tinggi.
Plt Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), salah satu penyebab polusi di Jakarta, berasal dari bahan bakar yang bersulfur tinggi.