Pemerintah Siapkan 870 Hektare Buat Tanaman Perkebunan

Rabu, 28 Januari 2026 - Alwan Ridha Ramdani

MerahPutih.com - Pemerintah menyiapkan anggaran kurang lebih Rp 9,95 triliun untuk program pengembangan tanaman perkebunan nasional pada 2026.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto ini akan mencakup penanaman di lahan seluas 870 hektare di berbagai wilayah Indonesia.

"Itu kurang lebih 870 ribu hektare di seluruh Indonesia. Anggarannya Rp9,95 triliun, hampir Rp10 triliun," kata Amran.

Amran menjelaskan, program pengembangan tanaman ini merupakan bagian upaya dari hilirisasi komoditas perkebunan seperti kopi, kelapa, kakao, alpukat, dan lainnya.

Baca juga:

Mentan Amran Targetkan Rehabilitasi Lebih dari 100 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Aceh hingga Sumbar

Program ini juga menjadi bagian untuk memperkuat ketahanan lingkungan, pangan, dan energi secara nasional.

Selain itu, pengembangan tanaman perkebunan, terutama pada wilayah pegunungan dengan kemiringan yang tinggi, dapat berfungsi untuk menahan erosi sehingga mampu mencegah longsor dan banjir di kemudian hari.

"Ini program arahan Bapak Presiden. Kami tahun ini akan menanam tanaman perkebunan. Itu hilirisasi, ini juga berfungsi untuk menahan erosi," ujar Amran.

Dari sisi ketahanan energi, program ini juga bertujuan untuk menghasilkan komoditas-komoditas yang mampu menjadi sumber energi untuk biofuel, seperti singkong, tebu, hingga kelapa sawit.

Pemerintah menilai investasi anggaran pada sektor perkebunan tidak hanya berdampak pada pengendalian bencana dan ketahanan pangan, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan kemandirian energi nasional.

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan