Harga TBS Jatuh, Satgas Pangan Polri Lakukan Penyelidikan ke 173 Pabrik Kelapa Sawit

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Harga TBS Jatuh, Satgas Pangan Polri Lakukan Penyelidikan ke 173 Pabrik Kelapa Sawit

Ilustrasi - Petani sedang memanen tandan kelapa sawit di Kecamatan Air Manjuto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. ANTARA/Ferri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepolisian terus melakukan pemantauan dan pengawasan untuk memastikan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) oleh Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dari pekebun swadaya nonmitra kembali normal, sebagaimana harga pembelian sebelum tanggal 20 Mei 2026.

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak mendorong satuan tugas (satgas) harga TBS di tingkat daerah untuk melakukan pengawasan penetapan dan penerapan harga pembelian TBS secara berkala paling sedikit satu kali setiap satu bulan untuk memastikan implementasi tata niaga berjalan dengan semestinya.

Pihaknya juga, tegas ia, berkoordinasi dengan KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) kantor wilayah untuk melakukan penilaian melalui upaya penyelidikan apakah terjadi praktik persaingan usaha tidak sehat atau tidak.

Apakah rendahnya harga yang diterima pekebun terjadi karena mekanisme pasar yang kompetitif atau karena adanya kesepakatan dan kekuatan pasar PKS yang menekan Harga,

katanya.

Baca juga:

STDB Jadi Kunci Peningkatan Produktivitas Petani Sawit Swadaya

Brigjen Ade menegaskan, pihaknya akan melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional, transparan dan akuntabel terhadap beberapa potensi dugaan tindak pidana yang mungkin terjadi terkait dengan pembelian TBS secara tidak wajar dan transparan atau tidak sesuai dengan kondisi pasar oleh PKS dari pekebun swadaya nonmita.

Satgas Pangan Polri, tegas ia, membentuk 5 tim untuk melakukan langkah langkah penyelidikan. Dan melakukan klarifikasi terhadap 14 (empat belas) PKS yang diindikasikan membeli TBS dari pekebun swadaya non-mitra dengan harga tidak wajar atau tidak transparan (tidak sesuai dengan kondisi pasar).

Selain itu, Satgas Pangan Daerah telah dibentuk 16 (enam belas) Satgas Pangan Daerah untuk melakukan langkah langkah penyelidikan di wilayah provinsi masing-masing.

Dilakukan klarifikasi terhadap 159 (seratus lima puluh sembilan) PKS yang diindikasikan membeli TBS dari pekebun swadaya non-mitra dengan harga tidak wajar atau tidak transparan (tidak sesuai dengan kondisi pasar),

katannya.

Ia menegaskan, Sampai saat ini proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mencari dan menemukan apakah terdapat peristiwa pidana yang terjadi atau tidak.

"Koordinasi efektif juga terus dilakukan dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk melakukan penyelidikan terhadap segala bentuk pelanggaran persaingan usaha yang mungkin terjadi," katanya.

#Kelapa Sawit #Industri Sawit #Perkebunan Sawit
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Harga TBS Jatuh, Satgas Pangan Polri Lakukan Penyelidikan ke 173 Pabrik Kelapa Sawit
Sampai saat ini proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mencari dan menemukan apakah terdapat peristiwa pidana yang terjadi atau tidak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Harga TBS Jatuh, Satgas Pangan Polri Lakukan Penyelidikan ke 173 Pabrik Kelapa Sawit
Indonesia
STDB Jadi Kunci Peningkatan Produktivitas Petani Sawit Swadaya
STDB yang mencakup informasi geospasial, bisa juga digunakan sebagai data untuk dukungan bantuan yang diberikan pada petani sawit swadaya yang lebih tepat sasaran.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
STDB Jadi Kunci Peningkatan Produktivitas Petani Sawit Swadaya
Indonesia
Pemerintah Tetap Pertahankan HET MinyaKita Rp 15.700 per Liter, ini Alasannya
Pemerintah memutuskan harga MinyaKita tetap Rp 15.700 per liter. Daya beli masyarakat tetap dijaga meski harga minyak sawit dunia naik.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Pemerintah Tetap Pertahankan HET MinyaKita Rp 15.700 per Liter, ini Alasannya
Indonesia
130 Perusahaan Sawit Belum Naikkan Harga TBS Setelah Penguman Ekspor Satu Pintu Pemerintah
pemerintah bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan masih terus memantau perusahaan yang belum melakukan penyesuaian harga tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
130 Perusahaan Sawit Belum Naikkan Harga TBS Setelah Penguman Ekspor Satu Pintu Pemerintah
Berita
Sertifikasi Sawit Berkelanjutan Pintu Masuk Kuatkan Posisi Tawar Petani
Hingga saat ini, sekitar 22 ribu petani telah tergabung dalam jaringan FORTASBI, yang berasal dari sekitar 40 ribu petani sawit swadaya bersertifikat di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 13 Juni 2026
Sertifikasi Sawit Berkelanjutan Pintu Masuk Kuatkan Posisi Tawar Petani
Indonesia
Pemerintah Minta Harga TBS Naik, Lindungi 15 Juta Petani Sawit dari Praktik Under Invoicing
Mentan Amran memerintahkan perusahaan untuk menaikkan harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani minimal 10 persen.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
 Pemerintah Minta Harga TBS Naik, Lindungi 15 Juta Petani Sawit dari Praktik Under Invoicing
Indonesia
Harga Kelapa Sawit Turun saat Nilai Minyak Mentah Dunia Naik, Polisi Duga Ada Permainan Kartel
Mengindikasikan adanya praktik yang perlu ditelusuri lebih lanjut karena harga TBS justru turun ketika berbagai indikator pasar menunjukkan tren yang positif.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Harga Kelapa Sawit Turun saat Nilai Minyak Mentah Dunia Naik, Polisi Duga Ada Permainan Kartel
Indonesia
Tidak Naikkan Harga Tandan Buah Segar Sawit, 300 Perusahaan Bakal Diperiksa Polisi
Kementerian Pertanian mencatat terdapat sekitar 270 hingga 300 perusahaan yang masih mempertahankan harga di bawah kondisi yang diharapkan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Tidak Naikkan Harga Tandan Buah Segar Sawit, 300 Perusahaan Bakal Diperiksa Polisi
Lifestyle
Lirik 'Pesta Para Babi Pembangunan', Lagu Tentang Keserakahan Korporasi di Tanah Papua Viral di Medsos
Karya musik digital tersebut secara gamblang mengangkat isu kondisi Papua terkini
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Lirik 'Pesta Para Babi Pembangunan', Lagu Tentang Keserakahan Korporasi di Tanah Papua Viral di Medsos
Indonesia
Bareskrim Geledah Perusahaan Ekspor Sawit, Terkait dengan Dugaan Under Invoicing
Penyidik menduga terdapat praktik manipulasi data ekspor yang dilakukan untuk mengurangi nilai sebenarnya dari barang ekspor sawit atau under invoicing.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Bareskrim Geledah Perusahaan Ekspor Sawit, Terkait dengan Dugaan Under Invoicing
Bagikan