Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pemerintah Resmikan Flyover Purwosari Rp114,2 Miliar

Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 13 Februari 2021

MerahPutih.com - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meresmikan Flyover Purwosari sepanjang 700 meter di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (13/2). Flyover Purwosari tersebut dibangun dengan dana Rp114,2 miliar APBN 2020, menggunakan sistem teknologi Mortar Busa (beton ringan yang bisa mengambang).

"Teknologi Mortar Busa ini hasil inovasi anak bangsa. Dengan teknologi ini bisa menghemat anggaran 60 persen," ujar Basuki.

Baca Juga:

Utang Indonesia Meroket, Tapi Berguna untuk Pembangunan Infrastruktur

Dikatakannya, teknologi Mortar Busa sudah pernah diterapkan pada pembangunan jembatan di Brebes, Jawa Tengah dan Flyover di Bandung, Jawa Barat. Basuki mengatakan pembangunan Flyover Purwosari ini bagian dari upaya Kemen PUPR menghilangkan perlintasan sebidang di Solo.

"Selama ini keberadaan perlintasan sebidang jadi penyebab kemacetan di sejumlah lokasi di Indonesia. Flyover Ini jadi solusi mengatasi kemacetan," ujarnya.

Basuki mengungkapkan, masih ada dua lokasi di Solo yang menjadi sumber kemacetan akibat adanya perlintasan kereta api. Kedua lokasi tersebut adalah simpang tujuh Joglo dan Viaduk Gilingan.

"Untuk solusi perlintasan sebidang di simpang tujuh Joglo apakah nanti Underpass atau membangun jalur rel kereta api melayang (elevated) kita lihat nanti," katanya.

Basuki mengakui, kehebatan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dalam membangun Solo dan akan purna tugas pada 17 Februari. Selama ini kerjasama Kemen PUPR dengan Pemkot Solo telah menghasilkan sejumlah bangunan fisik diantaranya Stadion Manahan, parapet dan tanggul Sungai Bengawan Solo, Flyover Manahan, dan Flyover Purwosari.

"Beliau komitmen untuk terus mengabdi bagi masyarakat Solo. Mudah-mudahan beliau Kusnul Khotimah dalam menjalankan tugasnya membangun Solo," ujarnya.

Peresmian Flyover Purwosari. (Foto: MP/Ismail)
Peresmian Flyover Purwosari. (Foto: MP/Ismail)

Direktur Jenderal Bina Marga Kemen PUPR Hedy Rahadian menambahkan, sesuai target pembangunan Flyover Purwosari dengan dana Rp114,2 Miliar selesai pada April. Namun, pada Februari proyek sudah selesai.

"Flyover Purwosari memiliki panjang 700 meter, konstruksi jembatan layang 198 meter dan dibangun selama 14 bulan. Total anggaran Rp114,2 miliar," ujar Hedy.

Ia menambahkan, pembangunan flyover ini juga menyesuaikan dengan kearifan lokal dengan membangun ikon Tari Gambyong di pintu masuk flyover. Selain itu, juga ada motif batik pada desain beton diantaranya, motif batik Kawung Tanjungsari, Kawung Galar, Kawung Uter, Kawung Lereng, Kawung lenggang, dan Kawung Kangkung Kepyar. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Indonesia Butuh Pemerataan Pembangunan Infrastruktur

Baca Artikel Asli