Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pasbata Nilai Tuduhan Terhadap Seskab Tidak Masuk Akal, Hanya Fitnah Personal

Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026

Merahputih.com - Ketua Umum Pasukan Bawah Tanah (PASBATA) Prabowo Subianto, David Febrian, menanggapi maraknya serangan yang ditujukan kepada Sekretaris Kabinet Tedy Indra Wijaya. Ia menilai tuduhan yang beredar saat ini tidak masuk akal dan bukan lagi merupakan kritik yang sehat, melainkan telah menjurus pada fitnah personal tak berdasar.

Menurut David, pola serangan yang muncul belakangan ini mencerminkan kebuntuan pihak-pihak tertentu dalam mencari celah untuk menyerang pemerintah.

“Tuduhan ini sudah tidak masuk akal dan justru menunjukkan kebuntuan. Kenapa buntu? Karena mereka bingung mau menyerang pemerintah dari sisi mana lagi, sehingga dibuatlah isu-isu negatif yang dipaksakan,” ujar David dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (5/5).

Baca juga:

Presiden Prabowo Wacanakan Pemangkasan Tarif Aplikator hingga 8 Persen

Ia menegaskan bahwa narasi semacam itu sengaja digiring untuk membentuk opini publik yang menyesatkan. “Tujuannya jelas, membangun persepsi buruk di tengah masyarakat tanpa dasar yang kuat. Ini bukan kritik, tapi upaya framing yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

David juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. “Kita tidak perlu menanggapi fitnah seperti itu. Justru masyarakat harus semakin cerdas dalam memilah informasi, jangan sampai ikut terseret dalam narasi yang tidak berdasar,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia kembali menekankan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah fokus bekerja untuk kepentingan rakyat.

Baca juga:

Kepala KSP Dudung Abdurachman Jawab Tudingan Rizieq Shihab Soal Pembisik Prabowo

Oleh karena itu, ia meminta semua pihak untuk tidak mengganggu jalannya pemerintahan dengan isu-isu tidak produktif.

David juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga akal sehat dan tidak larut dalam arus informasi yang belum terverifikasi.

“Mari kita jaga ruang publik tetap sehat dan fokus pada hal-hal yang benar-benar bermanfaat bagi bangsa,” pungkasnya.

Baca Artikel Asli