Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pagebluk COVID-19, Bulog Surakarta Pastikan Stok Beras 15.400 Ton Cukup Sampai 6 Bulan

Zulfikar Sy - Minggu, 03 Mei 2020

MerahPutih.com - Perum Bulog Subdivre III Surakarta, Jawa Tengah mencatat stok beras sebanyak 15.400 ton di gudang. Beras sebanyak itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat wilayah Solo Raya sampai enam bulan ke depan.

"Kami sudah cek jumlah stok beras di gudang, masih ada 15.400 ton beras," ujar Kepala Perum Bulog Subdivre III Surakarta Imam Firdaus Jamal, Sabtu (2/5).

Baca Juga:

Unik, Upacara Hardiknas di Yogyakarta Digelar via Daring

Imam mengatakan, banyaknya stok beras ini disebabkan karena tidak adanya pembagian raskin di Bulog. Sementara itu, untuk Bulog hanya melakukan penyerapan untuk beras komersial atau berkualitas premium mengingat harga beras medium di lapangan saat ini di atas harga pembelian pemerintah (HPP).

Diketahui, untuk HPP gabah kering giling yaitu Rp5.300/kg, gabah kering panen di tingkat petani Rp4.200/kg, dan beras medium Rp8.300/kg.

"Harga beras di pasar juga masih stabil, kalau hargaya mahal baru bergerak melakukan OP (operasi pasar) atau mengadakan pasar murah," kata dia.

Perum Bulog Subdivre III Surakarta, Jawa Tengah mengadakan pasar murah di Solo. (MP/Ismail)
Perum Bulog Subdivre III Surakarta, Jawa Tengah mengadakan pasar murah di Solo. (MP/Ismail)

Ia juga memastikan komoditas lain juga dalam posisi aman, diantaranya gula pasir di gudang ada stok sebanyak 20 ton. Selain itu, juga ada 700 ton dalam proses pengiriman.

"Stok minyak goreng juga dalam posisi sekarang masih punya 9.000 liter dan dalam perjalanan pengiriman 30.000 liter. Sedangkan tepung terigu 7.000 kg dalam perjalanan 20.000 kg," katanya

Baca Juga:

Imbas COVID-19, UNS Surakarta Wisuda Ratusan Mahasiswa Secara Daring

Jamal menambahkan, Bulog Surakarta di tengah pandemi COVID-19 siap bekerja sama dengan pemkab/pemkot di Solo Raya untuk melakukan operasi pasar kaitannya dengan Ramadan dan Lebaran. Stok beras saat ini masih terbilang aman untuk bisa membantu pemerintah darah dalam menyediakan sembako. (Ism)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Akhirnya Ketangkap juga Biang Penyebar Virus Corona

Baca Artikel Asli