Bantuan Beras Bagi ASN, TNI dan Polri Masih Dimatangkan, Dapat 10 Kilogram Per Bulan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Bantuan Beras Bagi ASN, TNI dan Polri Masih Dimatangkan, Dapat 10 Kilogram Per Bulan

Stok beras yang terdapat di Gudang Bulog, Jakarta. (ANTARA/HO-Bulog)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Konsep penyaluran bantuan beras dalam bentuk natura bagi aparatur sipil negara (ASN) serta personel TNI dan Polri masih disiapkan sebagai bagian penguatan ketahanan pangan nasional.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan, rancangan program tersebut telah disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI pada Kamis (19/5) dan kini masih dalam tahap komunikasi dengan pemerintah.

Jadi kami kemarin sudah sampaikan di RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan Komisi IV untuk rencana tersebut. Kami sudah menyiapkan juga konsepnya seperti apa dan lain sebagainya, namun sedang dikomunikasikan dengan pemerintah,

kata Rizal.

Bulog telah menyiapkan berbagai aspek pelaksanaan program mulai dari mekanisme distribusi, sasaran penerima hingga skema penyaluran agar dapat dijalankan setelah memperoleh persetujuan pemerintah pusat.

Baca juga:

Stok Beras Indonesia Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Bulog menyarankan, penyaluran bantuan beras natura bagi ASN dan TNI-Polri difokuskan pada komoditas beras tanpa disertai minyak goreng sebagaimana skema bantuan sebelumnya yang mencakup lebih dari satu komponen. Setiap penerima bantuan diusulkan memperoleh 10 kilogram beras per bulan.

Namun cakupan penerima bantuan beras natura masih dalam tahap pembahasan sehingga belum ada keputusan apakah program akan diterapkan secara nasional atau dilakukan bertahap.

Bulog telah menyiapkan berbagai skenario pelaksanaan program tersebut seiring kondisi cadangan beras pemerintah yang saat ini berada pada level tinggi dan dinilai memadai untuk mendukung kebijakan baru.

Rizal menilai penyaluran beras kepada ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri akan memberikan manfaat langsung bagi penerima sekaligus memperkuat pemanfaatan stok beras nasional yang tersedia dalam jumlah besar.

Ia mengenang pengalaman masa kecil ketika sistem natura masih diterapkan, di mana keluarganya merasa terbantu saat orang tua membawa pulang beras program itu.

Terkait kekhawatiran berkurangnya stok untuk kebutuhan stabilisasi pasar apabila program natura dijalankan.

Rizal memastikan cadangan beras pemerintah tetap aman karena ditopang peningkatan produksi pertanian nasional yang signifikan.

Ketersediaan beras yang melimpah saat ini membuat pemerintah memiliki ruang lebih besar untuk menjalankan berbagai program intervensi tanpa mengganggu pasokan maupun stabilitas harga di pasar.

Program natura justru berpotensi mempermudah pengendalian pasar karena kebutuhan beras kelompok ASN, TNI, dan Polri dapat dipenuhi langsung melalui mekanisme distribusi pemerintah.

Sehingga, stabilisasi harga dan penyaluran beras di pasar umum dapat lebih terfokus kepada masyarakat non-ASN serta kelompok lain yang membutuhkan dukungan pasokan pangan dari pemerintah. (*)

#Beras #Harga Beras #Bulog
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Beras Kita Premium Keluaran Bulog Bisa Buat MBG
Beras Kita Medium menjadi identitas baru beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), sedangkan Beras Kita Premium merupakan produk premium Bulog.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Beras Kita Premium Keluaran Bulog Bisa Buat MBG
Indonesia
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Beras fortifikasi merupakan beras yang diperkaya zat gizi tertentu untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Indonesia
Pasrikan Ketersediaan, Mentan Amran Gadakan Pasokan Beras Premium di Ritel
Bulog memiliki stok yang cukup untuk memperkuat pasokan ke pasar. Stok beras Bulog saat ini sekitar 4,6 juta ton.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pasrikan Ketersediaan, Mentan Amran Gadakan Pasokan Beras Premium di Ritel
Indonesia
Di berbagai Daerah Harga Beras Naik 3 Persen, Tertinggi di Papua Pegunungan Capai 47,94 Persen
Sementara harga rata-rata nasional beras premium Rp16.495 per kilogram, sedangkan HET zona 1 yang ditetapkan Rp14.900 per kilogram, zona 2 Rp15.400 dan zona 3 Rp15.800.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Di berbagai Daerah Harga Beras Naik 3 Persen, Tertinggi di Papua Pegunungan Capai 47,94 Persen
Indonesia
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
"Ternyata ada dugaan (kecurangan beras) beralih dari premium ke fortifikasi. Katanya fortifikasi, setelah kita cek di lab, ada empat lab kredibel, kita cek ternyata tidak sesuai dengan labelnya," ujar Amran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
Indonesia
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Besarnya volume tersebut menunjukkan kapasitas CBP yang dikerahkan untuk memperkuat pasokan pasar, sekaligus menopang akses pangan puluhan juta keluarga penerima manfaat
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Indonesia
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Amran menyoroti dugaan penjualan beras fortifikasi dengan harga tinggi mencapai Rp 57.000 per kilogram, padahal harga seharusnya berada sekitar Rp 13.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Indonesia
Beras Fortifikasi Bukan Pengganti Beras Premium, Ini Fungsi Aslinya Menurut Mentan
Hati-hati skandal kecurangan beras fortifikasi palsu! Mentan Amran Sulaiman bongkar modus 25 merek nakal yang jual beras hingga Rp57 ribu per kg. Cek faktanya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Bukan Pengganti Beras Premium, Ini Fungsi Aslinya Menurut Mentan
Berita
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Kementan mengungkap 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai standar. Simak daftar merek, kandungan, dan penjelasan beras fortifikasi.
ImanK - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Indonesia
Jangan Salah Pilih, Ini 3 Cara Membedakan Beras Fortifikasi
Beras fortifikasi tidak selalu memiliki tampilan yang berbeda secara mencolok dari beras biasa. Berikut beberapa hal yang dapat diamati ketika membeli beras.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Jangan Salah Pilih, Ini 3 Cara Membedakan Beras Fortifikasi
Bagikan