MerahPutih.com - Sebuah video menyayat hati menampilkan kondisi kritis satwa orang utan yang pingsan di ladang sawit di daerah Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (30/8). Orang utan tersebut diduga terdampak kebakaran hutan yang tengah terjadi di Kalimantan.
Dalam video yang dibagikan Reuters, seekor orang utan terlihat terbujur lemah. Tanpa perlawanan, orang utan tersebut berada dalam kondisi tidak sadar akibat kelelahan.
Baca juga:
Menhut Siapkan 87 Ribu Hektare Untuk Preservasi Orangutan di Kalimantan Timur
Ada hampir lima orang dewasa yang membantu memindahkan orang utan tersebut ke tempat yang lebih luas.
Para relawan dari Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) bersama dokter hewan kemudian membantu proses evakuasi dengan memberikan pasokan cairan infus dan oksigen kepada orang utan yang diberi nama Sempurna, disesuaikan dengan nama tempat satwa tersebut ditemukan.
Ditemukan Warga Lokal di Ladang Sawit
Orang pertama yang melihat orang utan dalam kondisi lemas di kawasan perkebunan sawit adalah Jais, petani di Ketapang, Kalimantan Barat.
Saat sedang menuju ladangnya, Jais melihat orang utan tersebut sudah dalam kondisi sangat lemas. Ia kemudian berinisiatif memberikan pertolongan dengan memberinya minum.
"Dia guling-guling, lemah, kasih minum. Lalu warga pun ramai melihatnya, saya telpon pak Kades, pak kades pun datang. Sampailaj saat ini di sini," kata Jias dalam keterangannya dikutip Reuters, Senin (31/8).
Baca juga:
Tinjau Karhutla Berau, Menhut Raja Antoni Pastikan Habitat Orangutan Terlindungi
Sempurna Diduga Terkena ISPA
Dalam video yang disebut Reuters, hasil pemeriksaan awal menunjukkan Sempurna diduga terkena ISPA.
Dokter Hewan YIARI, Komara, mengatakan indikasi ISPA terlihat dari sejumlah gejala yang dialami Sempurna.
Setelah di cek memang dalam kondis tubuhnya tidak ada luka fisik yang berlebihan, dalam artian luka bakar yang berlebihan. Cuma ketika kita melihat kondisinya, bahwa dia ada permasalahan di pernafasan, muntah-muntah juga ada ingus yang berlebihan di area hidungnya, kami mengindikasi dia terkena masalah dari ISPAnya, makanya kasih memberikan oksigen dan beberapa alat bantuan, infus,
Dokter Hewan YIARI, Komara.
Sempurna telah mendapatkan perawatan intensif di pusat rehabilitasi. Selanjutnya, Sempurna akan menjalani proses pemulihan sebelum nantinya direncanakan untuk diliarkan kembali. (Tka)