Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Ojol Soloraya Gelar Doa Bersama hingga Galang Dana untuk NTT, Peringati Tragedi Kematian Affan

Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026

MERAHPUTIH.COM - RATUSAN driver ojek online (Ojol) Soloraya menggelar doa bersama memperingati tragedi kematian driver ojol Affan Kurniawan, yang tewas terlindas rantis saat bekerja antarkan makanan dalam aksi demo di DPR RI pada 28 Agustus 2025. Doa bersama hingga penggalangan dana bagi korban bencana gempa NTT tersebut digelar di halaman parkir Dalem Joyokusuman, Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Kamis (27/8) malam.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo turut menghadiri acara doa bersama tersebut. Driver ojol berkumpul duduk lesehan di depan tulisan spanduk Affan Kurniawan.

Salah seorang perwakilan driver ojol membacakan puisi di hadapan ratusan driver, kemudian dilanjutkan doa bersama dan ditutup dengan penggalangan dana sesama ojol untuk korban bencana gempa bumi NTT.

Ketua Umum Gabungan Aksi Driver Roda Dua (Garda) Soloraya Bambang Wijanarko mengatakan ojol Soloraya berkumpul menggelar doa bersama memperingati setahun meninggalnya Affan Kurniawan.

Baca juga:

Ojol Masuk Kategori UMKM, Potongan Aplikator 8 Persen Jangan Kuat di Atas Kertas


“Kita mengadakan doa bersama untuk saudara kita almarhum Affan Kurniawan. Alhamdulillah berjalan dengan lancar seperti yang kita harapkan bersama,” ujar Bambang, Kamis (27/9) malam.

Ia berharap kejadian tersebut merupakan yang pertama dan terakhir, tidak ada kejadian lagi di masa depan. “Harapan kita dan mungkin harapan semua orang kejadian ini yang pertama dan terakhir. Jangan sampai terulang kembali,” katanya

Dia mengatakan, dalam kegiatan ini juga ada solidaritas driver ojol untuk korban bencana NTT dengan berdonasi menyisihkan penghasilannya. “Kami mengadakan penggalangan donasi untuk bencana alam di NTT, sebagai bentuk kepedulian kami untuk saudara sedang terkena musibah,” kata dia.

Ia mengatakan jumlah peserta ada sekitar 125 orang dari anggota driver Soloraya. Driver ojol Solo juga berkomitmen menjaga kondusifitas. “Kami berharap untuk keluarga almarhum Affan diberikan keadilan dan diberikan rasa aman. Kalau memang masih ada pelakunya diproses secara adil,” pungkasnya.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo mengatakan kejadian ini yang pertama dan terakhir dan tidak terulang lagi di masa depan. “Tidak ada keinginan kejadian itu terulang. Ini yang pertama dan terakhir. Saya berpesan agar para ojol menjaga Kota Solo. Ketika Kota Solo bersedih, ya semuanya juga ikut bersedih,” ujar Catur.

Catur menyebut Polri secara terbuka siap membuka komunikasi dengan para ojol dalam setiap aksi.

“Kami dari Polri pun terbuka jika ada masalah dari driver ojol, kami siap komunikasi. Apa pun judulnya, ketika komunikasi itu lancar, komunikasi itu nyambung, saya yakin semua permasalahan pasti selesai," tegasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Perpres Ojek Online Ditargetkan Rampung Awal September, Atur Tarif Ojol






Baca Artikel Asli