Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Mudik Lebaran 2026, ASDP Siapkan 57 Kapal di Lintasan Merak–Bakauheni

Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Maret 2026

MerahPutih.com - PT ASDP Indonesia Ferry memastikan kesiapan operasional di Pelabuhan Bakauheni hampir rampung untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

General Manager ASDP Cabang Utama Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan kesiapan operasional saat ini telah mencapai sekitar 90 persen, baik dari sisi armada kapal, fasilitas pelabuhan, maupun dukungan personel operasional.

“Kesiapan kami pada arus mudik nanti sudah mencapai 90 persen baik dari sisi armada, pelabuhan, maupun personel operasional,” ujar Partogi di Provinsi Lampung, Senin (9/6).

Untuk melayani penyeberangan di lintasan utama yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatra, ASDP menyiapkan 57 kapal yang akan beroperasi selama periode mudik.

Menurut Partogi, seluruh kapal tersebut telah melalui proses pemeriksaan kelayakan atau ramp check guna memastikan keamanan dan kelancaran operasional.

“Jadi nanti pemudik bakal dilayani 57 kapal dan semuanya sudah dilakukan ramp check untuk mendukung kelancaran arus mudik,” katanya.

Baca juga:

Catat Tanggalnya! Ini Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026

Selain menyiapkan armada, ASDP juga memperkuat fasilitas pelabuhan melalui peningkatan layanan serta kemungkinan penambahan titik sandar kapal apabila dibutuhkan.

Sebagai langkah antisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan, sejumlah pelabuhan tambahan turut disiapkan, di antaranya Pelabuhan Wika Beton, Pelabuhan Bandar Bakau Jaya Bojanegara (BBJ), dan Pelabuhan Sumur Makmur Abadi (SMA).

“Beberapa pelabuhan tambahan yang disiapkan antara lain Pelabuhan Wika Beton, Pelabuhan Bandar Bakau Jaya Bojanegara, serta Pelabuhan Sumur Makmur Abadi,” ungkapnya.

Baca juga:

Operasi Ketupat Jaya 2026 Dimulai 13 Maret, 6.800 Personel Amankan Arus Mudik Lebaran

Dari sisi infrastruktur utama, lintasan Lintasan Merak–Bakauheni akan didukung tujuh dermaga, terdiri dari dua dermaga eksekutif dan lima dermaga reguler.

Untuk menunjang kelancaran operasional selama periode angkutan Lebaran, ASDP juga menyiagakan sekitar 780 personel yang akan bertugas mulai 13 hingga 31 Maret 2026.

Selain itu, perusahaan berencana menerapkan kebijakan tarif tunggal (single tariff) selama masa angkutan Lebaran sebagai bagian dari strategi pengaturan operasional guna menjaga kelancaran arus penyeberangan.

“Untuk mendukung operasional selama masa angkutan Lebaran, kami siagakan sekitar 780 personel yang akan bertugas sejak 13 hingga 31 Maret,” tutur Partogi. (Knu)

Baca Artikel Asli