Merahputih.com - Menteri Transportasi Spanyol, Oscar Puente, resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah kecelakaan kereta api berkecepatan tinggi menewaskan sedikitnya 69 orang dan melukai puluhan lainnya.
Keputusan tersebut diumumkan enam hari setelah tragedi yang terjadi di dekat Kota Urda, wilayah selatan Madrid. Puente menyampaikan pengunduran dirinya di hadapan Kongres Spanyol.
Baca juga:
46 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta Api di Spanyol, Ini Kronologinya
Sebelumnya, ia hadir untuk menjelaskan kronologi kecelakaan sekaligus memaparkan langkah-langkah keselamatan transportasi kereta api yang akan diterapkan pemerintah.
Seorang menteri transportasi di negara seperti Spanyol tidak dapat tetap menjabat setelah dua kecelakaan separah ini dalam waktu kurang dari satu tahun,
ujar Puente.
Kecelakaan Tewaskan 69 Orang
Kecelakaan maut tersebut melibatkan dua kereta yang dioperasikan perusahaan berbeda. Insiden bermula ketika kereta milik perusahaan negara Renfe menabrak bagian belakang kereta Iryo yang sedang berhenti di jalur yang sama.
Tragedi itu menewaskan sedikitnya 69 orang dan menyebabkan puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Baca juga:
Kecelakaan Kereta di Spanyol, 24 Pertandingan Copa del Rey Ditunda
Dalam sidang Kongres, Puente juga mendapat sejumlah pertanyaan tajam dari anggota parlemen, terutama terkait sistem keselamatan dan pengawasan operasional kereta api di Spanyol.
PM Spanyol Janji Usut Tuntas
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, menegaskan pemerintah akan mengusut seluruh aspek kecelakaan tersebut.
Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap penyebab tabrakan, termasuk kemungkinan adanya kesalahan prosedur maupun persoalan teknis pada sistem operasional kereta.