MERAHPUTIH.COM — KECELAKAAN kereta kedua terparah di Spanyol menghentikan berbagai agenda nasional di negera itu. Kampanye pemilu hingga laga bola resmi dibatalkan sebagai bentuk duka atas tragedi yang terjadi.
Sebuah kereta cepat menghantam bagian belakang kereta lain yang sedang berhenti di Spanyol Tengah, Rabu (28/10). Dua gerbong anjlok dan menyebabkan 64 orang tewas. Pihak berwenang menyebut jumlah korban masih mungkin bertambah seiring upaya evakuasi dan penyelamatan berlangsung.
Sejumlah Agenda Nasional Dibatalkan
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez membatalkan agendanya untuk berfokus pada penanganan kecelakaan ini. Ia menulis di platform X bahwa ia merasa sangat terpukul oleh kecelakaan kereta api yang parah di Toledo.
"Layanan darurat sedang bekerja di lokasi untuk menangani para penumpang yang terdampak. Seluruh pikiran saya tertuju pada para korban dan keluarga mereka,” ujar Sánchez.
Presiden regional Castilla La Mancha, Emiliano Garcaa-Page, menulis di X bahwa ia sedang dalam perjalanan menuju lokasi kecelakaan.
Baca juga:
Bagi sebagian besar pemimpin politik Spanyol, pemandangan memilukan yang terjadi di jalur kereta cepat sebelah selatan Toledo membuat kampanye menjelang pemilihan umum pada 29 November untuk sementara dihentikan.
Alberto Nunez Feijoo, pemimpin Partai Rakyat (People's Party/PP) yang konservatif dan diunggulkan dalam bursa pemilu, menyatakan prioritas saat ini yakni menangani para korban. PP menyatakan telah menghentikan seluruh kegiatan kampanye mereka.
Sementara itu, Partai Sosialis (PSOE) pimpinan Perdana Menteri Pedro Sanchez juga membatalkan seluruh acaranya hari ini. Ia menyampaikan rasa kasih sayang, solidaritas, serta dukungan kepada siapa pun yang terdampak oleh tragedi tersebut.
Namun, penghentian aktivitas politik ini tidak berlaku bagi partai sayap kanan Spanyol, Vox, yang digadang-gadang sebagai calon mitra koalisi bagi kelompok konservatif Feijoo setelah pemungutan suara bulan depan.
Santiago Abascal tampil di televisi untuk mengecam penurunan kualitas infrastruktur dan institusi di Spanyol yang sejujurnya sudah sangat tidak tertahankan. Ia menyalahkan pemerintah saat ini atas hal tersebut serta mengeluhkan pengabaian, kehancuran, dan pengkhianatan yang dialami rakyat Spanyol.
Hingga saat ini belum ada konfirmasi mengenai penyebab kecelakaan tersebut. Namun, Abascal sebelumnya juga menolak untuk menghentikan kampanye menjelang pemilihan regional pada Januari lalu pascabencana kereta api Adamuz, yang merenggut 46 korban jiwa di jalur kereta cepat yang sama.
Baca juga:
46 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta Api di Spanyol, Ini Kronologinya
Pertandingan Sepak Bola Spanyol Ditunda
Tak hanya agenda politik, sepak bola juga berhenti di Spanyol. Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) mengumumkan bahwa 24 pertandingan sepak bola akan ditunda sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban kecelakaan kereta api yang tragis ini.
Pertandingan-pertandingan tersebut sedianya dijadwalkan berlangsung hari ini untuk putaran pertama Copa del Rey, kompetisi piala domestik negara tersebut.
Kecelakaan Kedua Terburuk
Spanyol sebelumnya masih berduka atas bencana kereta cepat Adamuz di luar Cordoba yang menewaskan 46 orang. Insiden sebelumnya terjadi di jalur kereta cepat yang sama, tetapi jauh lebih ke selatan.
Sejak Juli 2013, Spanyol belum pernah menyaksikan bencana kereta api setragis ini. Delapan puluh orang tewas dalam kecelakaan kereta cepat di sebuah tikungan di pinggiran Santiago de Compostela, Spanyol barat laut, kala itu.
Seluruh 13 gerbong kereta terlempar dari rel dalam kecelakaan pada 2013 tersebut. Banyak di antaranya menghantam pembatas beton. Dalam tragedi terbaru ini, empat gerbong keluar dari rel dan melibatkan dua kereta. Hal ini kembali memicu pengawasan ketat terhadap infrastruktur kereta api Spanyol, yang dulunya dianggap sebagai salah satu yang terbaik di Eropa.(dwi)
Baca juga:
46 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta Api di Spanyol, Ini Kronologinya