Menteri Palestina Tewas, Para Pemimpin Dunia Kutuk Israel
>MerahPutih Internasional - Tewasnya Ziad Abu Ein menteri urusan tahanan Palestina akibat kekerasan tentara Israel langsung mendapat kecaman dari para pemimpin dunia. Dari Palestina sendiri, Presiden Mahmoud Abbas mengutuk keras kematian menterinya. Abbas menyebut peristiwa itu sebagai “tindakan barbar, brutal dan tidak bisa ditolerir. Ia bahkan menuduh Israel sengaja membunuh menterinya, dan pihak akan segera mengambil langkah-langkah secepatnya guna menyelidiki kematian sang menteri.> >Sektetaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mendesak otoritas Israel agar segera bertindak dan melakukan penyelidikan terbuka terhadap apa yang disebutnya sebagai kematian yang brutalAbu Ein.
> >Sementara juru bicara kementerian luar negeri Amerika Serikat juga menegaskan pentingnya proses penyelidikan yang adil.>“Dalam situasi yang memanas seperti ini, kami akan terus memanggil kedua belah pihak, baik Israel maupun Palestina untuk bekerja sama menurunkan tensi ketegangan dan mencegah meluasnya eskalasi kekerasan,”kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri, Jen Psaki.
> >Tetangga dekat Palestina, Jordania juga mengecam tindakan keji tentara Israel. Melalui perdana menterinya, Abdullah Ensour mengatakan pihak kerajaan akan mengirimkan dua ahli patologi, guna membantu penyelidikan dan otopsi atas tewasnya Abu Ein.>
>Sementara Frederica Mogherini, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa kepada LA Times mengungkapkan belasungkawa yang mendalam atas kematian Abu Ein. “Laporan seputar kekerasan yang berlebihan yang dilakukan tentara Israel sudah sangat mengkhawatirkan,”kata Mogherini yang mendesak adanya tindakan investigasi yang cepat dan independen.> >Ucapan simpati dan belasungkawa juga datang dari Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak. Sementara Presiden Indonesia Joko Widodo yang dalam masa kampanye pilpres lalu berjanji akan mengakui kemerdekaan Palestina, sampai saat ini belum memberikan pernyataan apapun.