Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Menteri Kominfo Ajak Organisasi Radio Cegah Radikalisme

Noer Ardiansjah - Sabtu, 08 Juli 2017

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara mengajak Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) mencegah masuk atau terjadinya paham radikal (radikalisme) ke negeri yang berdasarkan Pancasila ini.

Ajakan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tersebut disampaikan pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Orari Tahun 2017 di Hotel Golden Tulip Banjarmasin, Jumat (7/7) malam.

Menurut Rudiantara, radikalisme bukan saja isu nasional Indonesia, tetapi juga dunia internasional yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa dan negara.

Sebagai contoh peristiwa radikalisme di Marawi - selatan Philipina yang bertetangga atau berdekatan dengan Indonesia bagian utara, seperti Sulawesi Utara (Sulut).

Oleh sebab itu, dia meminta perhatian yang lebih dari pemerintah daerah di Sulut bersama masyarakat setempat untuk secara bersama-sama pula mencegah masuknya radikalisme seperi di Marawi Philipina.

Pada kesempatan tersebut Menteri Rudiantara juga menawarkan kerja sama dengan Orari untuk membuat program dalam menghadapi tantangan teknologi ke depan.

"Pasalnya tantangan teknologi ke depan semakin berat seiring dengan kian majunya perkembangan informasi dan teknologi (IT). Orari harus mampu menjawab atau menghadapi tantangan tersebut," katanya.

Guna menghadapi atau menjawab tantangan yang semakin berat itu, Orari juga harus meningkatkan sumber daya manusia serta perangkat teknologi, tidak cukup cuma dengan cara-cara lama, demikian Rudyantara.

Sumber: ANTARA

Baca Artikel Asli