MerahPutih.com - Pemerintah telah melakukan Rapat Serap Gabah 2026 bersama Bulog, Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menyepakati target penyerapan gabah setara beras 4 juta ton sepanjang tahun 2026.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk sekiranya memberikan tambahan anggaran atau dana kepada Perum Bulog agar bisa menyewa lebih banyak gudang untuk menampung produksi beras yang semakin meningkat.
"Pak Menteri Keuangan, mungkin izin kalau ada tambahan sedikit dana untuk Bulog. Bukan kami. Karena sekarang kita sudah sewa gudang kapasitas 1 juta ton, tetapi produksi beras kita meningkat tajam," ujar Amran dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat.
Hal tersebut sangat penting mengingat kemungkinan cadangan beras Indonesia dapat mencapai 6 juta ton dalam tiga bulan ke depan, dan hal ini melampaui kapasitas gudang milik Bulog.
Baca juga:
Bulog dan Bapanas Bakal Dileburkan
"Kemungkinan 3 bulan ke depan itu 6 juta ton sedangkan kapasitas gudang hanya 3 juta ton. Ini mungkin butuh dana tambahan Pak. Aku yang mintakan, ini bukan untuk pertanian," kata Amran.
Andi Amran berjanji memastikan target penyerapan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak empat juta ton pada 2026 dapat tercapai melalui kolaborasi lintas lembaga bersama Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional.
Bila target empat juta ton itu tercapai maka berpotensi mencatat sejarah baru bagi ketahanan pangan Indonesia, seiring peningkatan luas tanam pada 2026 sekitar 500.000 hektare dibandingkan tahun sebelumnya. (*)