Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Menlu Sugiono Hubungi Pejabat AS dan Iran Minta Turunkan Eskalasi

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Maret 2026

MerahPutih.com - Serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran, membuat wilayah timur tengah memanas. Bahkan, pangkalan militer AS yang berada di Kuwait, Arab Saudi, Irak, Uni Emirat Arab jadi sasaran pembalasan Iran.

Menteri Luar Negeri Sugiono megaku telah melakukan komunikasi dengan AS dan Iran terkait tawaran Indonesia untuk memfasilitasi perundingan damai di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.

"Saya berkomunikasi dengan kedua belah pihak, pihak AS dan pihak Iran. Kita tunggu bagaimana nanti, karena dia mengatakan akan lihat situasinya beberapa hari dan beberapa minggu ke depan," ujar Sugiono yang dikutip Rabu (4/3).

Ia mengungkapkan, telah menyampaikan secara langsung niat Indonesia tersebut dalam komunikasi telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

Baca juga:

Evakuasi Puluhan WNI Dari Iran Melalui Kota Baku di Azerbaijan

Dalam percakapan itu, Sugiono juga menekankan pentingnya seluruh pihak kembali ke meja perundingan.

"Yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut. Dan ini merupakan pandangan-pandangan yang juga beliau (Araghchi) terima," imbuh Sugiono.

Sugiono menjelaskan, langkah tersebut didasari komitmen Indonesia untuk mengambil peran aktif dan konstruktif dalam merespons konflik. Menurutnya, dialog dan diplomasi tetap menjadi jalan terbaik untuk meredakan ketegangan dan mengakhiri konflik.

Namun, ia menegaskan, mediasi hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak yang berkonflik menyatakan kesediaan untuk difasilitasi.

"Yang pasti Indonesia ingin ada dalam posisi bahwa bagaimana kita bisa menjadi jembatan perbedaan, menawarkan kesiapan kita, menawarkan diri kita,"

Indonesia menyatakan penyesalan atas gagalnya perundingan antara AS dan Iran yang berujung pada eskalasi militer. Indonesia juga menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog serta diplomasi.

Selain itu, Indonesia menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi dialog guna mendorong terciptanya kembali situasi keamanan yang kondusif. (Asp)

Baca Artikel Asli