MerahPutih.com- Setelah fenomena cacar monyet (monkeypox), kini masyarakat dihebohkan dengan penyakit misterius yang menyerang sejumlah warga di Jakarta Selatan.
Diisukan, penyakit itu diduga berasal dari tikus. Kasus tersebut hingga saat ini masih diselidiki.
Baca Juga:
Kasus Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak Telah Menyebar Hingga Sukabumi
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penyakit yang diduga berasal dari tikus masih belum bisa dipastikan.
Menurut dia, virus semacam itu itu jarang sekali terjadi. Sehingga, dia meminta agar masyarakat bisa membedakan mana virus dari manusia dan hewan.
"Karena lagi COVID-19, semua virus itu jadi hot topics kayak kuku dan mulut, harus dibedakan antara virus di hewan dan manusia. Nah virus yang berbahaya seperti flu burung, SARS-CoV-2 itu memang loncat dari hewan ke manusia, itu sangat jarang," ujar Budi di Jakarta, Jumat (3/6).
Budi mengklaim penyakit yang diduga berasal dari hewan ini masih belum bisa dipastikan.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, delapan orang yang sakit di Jakarta Selatan itu memiki gejala yang mengarah kepada penyakit Chikungunya.
Baca Juga:
Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada terhadap Penyakit Cacar Monyet
Hal tersebut berdasarkan hasil swab dari sampel tikus, kemudian melihat gejala yang dialami antara lain bintik-bintik merah dan nyeri panas.
"Updatenya ini bukan penyakit misterius itu. Kami melakukan kewaspadaan dini pemeriksaan swab dari tikus, karena ada laporan dari warga kalau di sana ada delapan orang kena," jelas Maxi.
Kini, tim petugas epidemiologi dari Kementerian Kesehatan melakukan pengecekan ke lokasi. Dengan mengambil sampel beberapa tikus dari kawasan di sana.
Nantinya beberapa sampel hewan tikus, akan diserahkan ke Laboratorium Institusi Pertanian Bogor guna penelitian lebih lanjut. (Knu)
Baca Juga:
Menteri Muhadjir: Penanganan COVID-19 Seperti Penyakit Biasa Jika Endemi