Hasil Cek Kesehatan Gratis, 2,95 Juta Orang Alami Gangguan Mata, Bisa Alami Kebutaan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - 2 jam, 55 menit lalu
Hasil Cek Kesehatan Gratis, 2,95 Juta Orang Alami Gangguan Mata, Bisa Alami Kebutaan

Antusias Siswa SDN Kramat Jati 02 Pagi Ikuti Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekitar 2,95 juta orang dari 23,35 juta peserta Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2025-2026, atau hampir 10 persen memiliki didiagnosa mengalami gangguan mata.

Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) dr. Budu mengatakan banyak dari orang-orang itu tidak menyadari bahwa dirinya punya gangguan penglihatan, dan menunda tindak lanjut hingga terlambat atau buta permanen.

3,0 persen prevalensi kebutaan itu pada usia di atas 50 tahun, 81,2 persen itu oleh karena katarak,

kata Budu.

Survei Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa 600-650 ribu kebutaan terjadi karena katarak. Oleh karena itu, Pemerintah pun berupaya memperkuat skrining secara nasional guna mencegah hal tersebut.

Baca juga:

Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis

Persoalan kesehatan mata bukan hanya tentang penglihatan, namun hal itu dapat memengaruhi ekonomi dan kehidupan sosial.

Dihitung oleh International Agency for Prevention Blindness itu bahwa ada 411 juta USD itu miliar ya, produktivitas kita, akan hilang. Bahkan jika dihitung per hari itu akan hilang 1,1 miliar USD,

katanya.

Kemudian, risiko kecelakaan akibat gangguan kesehatan mata 2,6 kali lebih tinggi.

"Ketiga, adalah mempertaruhkan masa depan anak-anak kita adanya gangguan penglihatan maka peluang menempuh pendidikan itu itu turun menjadi lebih rendah 5 kali lebih kecil dibanding anak-anak dengan penglihatan baik," katanya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, tegas ia, ingin meningkatkan angka harapan hidup Indonesia. Untuk mencapai itu, perlu kesiapan memberantas kebutaan, seperti dengan memfasilitasi operasi katarak bagi lansia.

"Penyebab utama kebutaan atau penyebab utama gangguan penglihatan itu sesungguhnya pada awalnya sangat mudah ditangani sangat mudah dicegah," kata Budu.

Secara global, sebanyak 510 juta orang memiliki refraksi dekat tak terkoreksi. Kemudian, sebanyak 161 juta orang memiliki refraksi jauh tak terkoreksi. Selain itu, 100 juta orang memiliki katarak yang belum dioperasi.

PERDAMI menyoroti penyebab-penyebab lain seperti degenerasi makula (8,1 juta), glaukoma (7,8 juta), dan retinopati diabetik (4,4 juta).

#Cek Kesehatan Gratis #Kebutaan #Kemenkes
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis, 2,95 Juta Orang Alami Gangguan Mata, Bisa Alami Kebutaan
Banyak dari orang-orang itu tidak menyadari bahwa dirinya punya gangguan penglihatan, dan menunda tindak lanjut hingga terlambat atau buta permanen.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 55 menit lalu
Hasil Cek Kesehatan Gratis, 2,95 Juta Orang Alami Gangguan Mata, Bisa Alami Kebutaan
Indonesia
Kemenkes Bakal Bangun 1.988 Puskesmas Baru, Rombak Wajah Layanan Kesehatan
Wamenkes menekankan pentingnya kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan untuk mengimbangi modernisasi fasilitas medis.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Kemenkes Bakal Bangun 1.988 Puskesmas Baru, Rombak Wajah Layanan Kesehatan
Lifestyle
Influenza A Merebak, Gunakan Masker Buat Kurangi Risiko Penularan
Influenza menular melalui melalui partikel pernapasan yang dikeluarkan ketika penderita batuk, bersin, berbicara, atau bernapas,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Influenza A Merebak, Gunakan Masker Buat Kurangi Risiko Penularan
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Indonesia
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Dampaknya mencakup keterbatasan akses air bersih, peningkatan suhu ekstrem, risiko karhutla, penurunan kualitas udara, hingga ancaman ketahanan pangan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Indonesia
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Komisi IX DPR RI meminta Kemenkes dan BNN menyusun regulasi penggunaan vape. Sebab, vape mengandung etomidate merajalela.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Indonesia
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Kemenkes mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla sepanjang Agustus hingga 21 September 2026. Sebanyak 40.363 kasus merupakan balita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Bagikan