Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

'Matematika Tuhan Berbeda', Tentang Belajar Menerima Perhitungan Tuhan

Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026

MERAHPUTIH.COM - BAGAIMANA jika selama ini manusia menjalani hidup dengan rumus yang keliru? Ada orang yang telah bekerja sekuat tenaga, tetapi rezeki seolah tak kunjung mendekat. Ada pula yang berusaha menjadi pribadi baik, tapi tetap harus berhadapan dengan luka. Bahkan, ketika seseorang sudah bertahan sekuat mungkin, ujian yang datang justru terasa semakin panjang. Pada titik tertentu, pertanyaan pun muncul, 'Tuhan, kenapa?'.


Pertanyaan tentang perjalanan hidup tersebut menjadi dasar karya terbaru Arda Hatna berjudul Matematika Tuhan Berbeda. Melalui lagu ini, Arda mengajak pendengar melihat kehidupan dari sudut pandang yang lebih luas. Manusia memiliki keterbatasan dalam memahami apa yang sedang terjadi dalam hidupnya, sedangkan ada perhitungan yang jauh lebih besar dan belum tentu dapat dipahami hanya dari apa yang terlihat.

Bagi manusia, kehilangan kerap dimaknai sebagai sebuah pengurangan. Penantian dianggap sebagai kegagalan, sedangkan jalan yang berliku sering dipandang sebagai pertanda bahwa kehidupan tidak berjalan sesuai dengan rencana. Namun, bisa jadi semua hal tersebut memiliki makna berbeda dalam perhitungan Tuhan. Kehilangan mungkin sedang memberikan ruang bagi sesuatu yang lebih baik, penundaan bisa jadi merupakan cara untuk menunggu waktu yang tepat, sedangkan kegagalan dapat menjadi jalan menuju sesuatu yang lebih bermakna.

Baca juga:

Arda Hatna Curcol di Lagu 'Orang Tak Enakan'



"Saya membuat lagu ini bukan karena saya sudah menemukan semua jawaban tentang hidup. Justru karena saya masih belajar menerima bahwa tidak semua hal bisa saya pahami. Kadang kita merasa sudah berusaha maksimal, tapi hasilnya belum sesuai harapan. Dari situ saya belajar bahwa mungkin bukan Tuhan yang salah menghitung, tetapi kita yang memakai rumus yang berbeda." Arda Hatna

Matematika Tuhan Berbeda tidak mencoba memberikan jawaban atas seluruh persoalan kehidupan. Lagu ini justru hadir sebagai teman bagi mereka yang sedang lelah berjuang, merasa tertinggal, kecewa terhadap keadaan, atau mulai kehilangan harapan.

Dengan lirik yang reflektif dan aransemen hangat dalam balutan pop folk, Arda Hatna kembali memperlihatkan karakter musikalnya. Karya ini tidak sekadar dibuat untuk didengarkan, tetapi juga membawa pesan yang diharapkan dapat menemani seseorang dalam menjalani perjalanan hidupnya. Pesan tentang pertumbuhan juga diterjemahkan Arda melalui identitas visualnya. Pada logo Arda Hatna, terdapat elemen daun yang ditempatkan pada huruf “A” di bagian awal dan akhir namanya. Elemen tersebut menjadi simbol perjalanan Arda dan karya-karyanya yang terus bergerak menuju proses pertumbuhan.

Sementara itu, artwork Matematika Tuhan Berbeda memainkan perspektif sebagai bagian dari visualisasinya. Foto Arda yang sebenarnya diambil ketika ia sedang berbaring di sebuah jalan yang berbatasan dengan laut kemudian diputar sehingga menghasilkan ilusi seolah-olah dirinya tengah berada di tempat yang tinggi.

Permainan perspektif tersebut menjadi gambaran sederhana dari pesan utama lagu. Apa yang terlihat dari sudut pandang manusia belum tentu menunjukkan keseluruhan kenyataan. Terkadang, yang dibutuhkan hanyalah perubahan sudut pandang untuk melihat sebuah keadaan dengan cara yang berbeda.(Far)




Baca juga:

Lirik Lagu 'Kasih Aba-Aba' Tenxi, Cara Membaca Makna Isyarat Cinta

Baca Artikel Asli