Merahputih.com - Gemuruh publik Kansas City, Amerika Serikat, mendadak berubah menjadi lautan emosi begitu sang megabintang melepaskan sepakan mematikan ke jala lawan.
Air mata mengalir deras membasahi pipi kapten bertubuh mungil, kontras dengan papan skor menunjukkan keunggulan mutlak Tim Tanggo.
Berada ambang usia 39 tahun, Lionel Messi membuktikan magis belum pudar lewat torehan hat-trick krusial laga pembuka grup J Piala Dunia 2026 kontra Aljazair.
Baca juga:
Kemenangan telak 3-0 Argentina atas wakil Afrika tersebut menjadi panggung pembuktian bagi sang pemilik nomor 10 setelah diterpa isu cedera otot. Bahkan, La Pulga kedapatan emosional di menit ke-17 sesaat usai mencetak gol pembuka hiingga menitihkan air mata.
“Alasannya sama sekali tidak ada hubungannya dengan olahraga. Kondisi beberapa hari terakhir sangat sulit dan rumit. Air mata keluar karena hal tersebut. Ucapan terima kasih layak tertuju kepada seluruh tim atas dukungan luar biasa,”
Lionel Messi.
Inspirasi Magis dari Lapangan Tenis

Keberhasilan melewati masa sulit ternyata bersumber dari luar lapangan hijau. Sang pemain mengaku mendapat suntikan motivasi tambahan setelah menyaksikan perjalanan karier sang legenda tenis asal Spanyol, Rafael Nadal. Karakter pantang menyerah sang petenis menjadi cermin bagi kondisi fisiknya saat ini.
Data penting seputar performa serta pencapaian sang kapten:
-
Total Gol Laga Pembuka: Mengemas 3 gol alias hat-trick ke gawang Aljazair.
-
Lokasi Pertandingan: Stadion megah Kansas City, Amerika Serikat.
-
Usia Terkini: Menginjak usia 39 tahun pada tanggal 24 Juni 2026.
-
Jumlah Gol Piala Dunia: Menyamai rekor legendaris Miroslav Klose sebanyak 16 gol.
Mewek Berjamaah
Kehebatan sang kapten di atas lapangan bahkan membuat pelatih Argentina, Lionel Scaloni ikut meneteskan air mata haru dari bangku cadangan.
Kehadiran Antonela Roccuzzo bersama ketiga putra mereka tribun penonton menambah atmosfer magis kemenangan malam itu.
“Kondisi mirip Nadal saat itu: selalu ingin memberikan terbaik. Semangat serupa ada dalam diri ini. Jika tubuh cukup sehat, pembuktian terbaik selalu hadir,” jelas sang megabintang mengenai kesamaan visi dengan sang petenis dunia.
Baca juga:
Prediksi Argentina Vs Aljazair: Ribuan Simulasi Superkomputer Messi Dkk Menang Telak
Menariknya, Messi justru bersikap dingin saat awak media menanyakan perihal keberhasilan menyamai rekor gol Miroslav Klose.
Baginya, nama besar Ronaldo asal Brasil tetap menjadi salah satu pesepak bola terhebat sepanjang masa walau tidak berada puncak daftar pencetak gol terbanyak turnamen empat tahunan tersebut.
Angka-angka pemecahan rekor Klose disebutnya sekadar statistik belaka tanpa perlu menjadi beban pikiran tambahan menjelang laga berikutnya.