Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Laporan JAKI Ditindaklanjuti dengan AI, Publik Ungkap bukan Kali Pertama Terjadi

Dwi Astarini - Senin, 06 April 2026

MERAHPUTIH.COM - WARGANET dibuat geram dengan kinerja sistem aplikasi JAKI yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) saat menindaklanjuti laporan warga. Mulanya masyarakat melaporkan mengenai masalah parkir liar di kawasan Kalisari, Jakarta Timur, melalui aplikasi JAKI. Permasalahan muncul ketika pihak yang menindaklanjuti laporan itu menggunakan AI.

Foto hasil editan AI itu digunakan agar masalah yang dilaporkan itu seolah-olah sudah diatasi.

Masalah ini pertama kali diungkapkan pemilik akun Threads @/seinsh. Melalui akunnya, ia menyebut warga sudah protes langsung kepada pelaku agar tidak parkir sembarangan di jalan. Namun, upaya itu tidak berhasil sehingga warga melaporkan ke tingkat kelurahan. Hasilnya tetap sama, tidak ada tindak lanjut. Alhasil, warga mengadukan masalah itu melalui aplikasi JAKI. Namun, laporan yang disampaikan melalui JAKI itu justru ditindaklanjuti dengan foto hasil editan AI, seolah-olah masalah itu sudah diatasi.

"Pak @prastowoyustinus izin bertanya, maaf kalau kurang tepat pertanyaannya. Ngurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil, sudah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai dan coba lapor lewat JAKI malah dikasih bukti palsu hasil edit AI (terlampir). Ada prosedur lain enggak ya?" tanyanya melalui akun Threads miliknya.

Baca juga:

Kapok! Petugas PPSU Kalisari Dapat SP1 Usai Buat Laporan Fiktif Pakai AI di Aplikasi JAKI


Warga berusia 30 tahun itu menjelaskan kronologi awal peristiwa itu bermula ketika konsumen sebuah bengkel di wilayah Jalan Damai, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, parkir sembarangan di pinggir jalan. Karena masalah itu tidak kunjung diselesaikan, ia melaporkannya melalui aplikasi JAKI pada 15 Februari 2026. Kepada wartawan, ia mengaku bukan orang pertama yang mengadu melalui aplikasi JAKI. Beberapa warga lainnya juga telah membuat laporan serupa.

"Ternyata saat saya mencoba lapor, keluhan diselesaikan. Namun, pas saya cek ke TKP, masih tidak ada perubahan. Saya cek lagi foto hasil tindak lanjut, ternyata diedit menggunakan AI seakan akan mobil-mobil bengkel sudah tidak parkir di jalan tersebut," kata dia kepada wartawan, Senin (6/4).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Jakarta Budi Awaluddin mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Biro Pemerintahan sebagai validator akhir terhadap seluruh tindak lanjut pengaduan yang dilaksanakan organisasi perangkat daerah (OPD) dan badan usaha milik daerah (BUMD). Hasilnya, ditemui adanya kekeliruan.

"Biro Pemerintahan mengakui adanya kekeliruan dalam proses validasi. Selama ini belum pernah ditemukan bukti tindak lanjut pengaduan yang menggunakan foto hasil rekayasa AI," kata Budi melalui keterangannya, yang dikutip Senin (6/4).

Menurut Budi, Pemerintah DKI memastikan langkah korektif segera dilakukan. Selain itu, pihaknya juga akan memperkuat sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.(Asp)




Baca juga:

Aktivitas Padel Bikin Warga Haji Nawi Jengkel, Lapor JAKI Sampai Polisi Tidak Ada Solusi

Baca Artikel Asli