Laporan JAKI Ditindaklanjuti dengan AI, Publik Ungkap bukan Kali Pertama Terjadi

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 06 April 2026
Laporan JAKI Ditindaklanjuti dengan AI, Publik Ungkap bukan Kali Pertama Terjadi

Tampilan aplikasi JAKI atau Jakarta Kini milik Pemprov Jakarta. (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - WARGANET dibuat geram dengan kinerja sistem aplikasi JAKI yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) saat menindaklanjuti laporan warga. Mulanya masyarakat melaporkan mengenai masalah parkir liar di kawasan Kalisari, Jakarta Timur, melalui aplikasi JAKI. Permasalahan muncul ketika pihak yang menindaklanjuti laporan itu menggunakan AI.

Foto hasil editan AI itu digunakan agar masalah yang dilaporkan itu seolah-olah sudah diatasi.

Masalah ini pertama kali diungkapkan pemilik akun Threads @/seinsh. Melalui akunnya, ia menyebut warga sudah protes langsung kepada pelaku agar tidak parkir sembarangan di jalan. Namun, upaya itu tidak berhasil sehingga warga melaporkan ke tingkat kelurahan. Hasilnya tetap sama, tidak ada tindak lanjut. Alhasil, warga mengadukan masalah itu melalui aplikasi JAKI. Namun, laporan yang disampaikan melalui JAKI itu justru ditindaklanjuti dengan foto hasil editan AI, seolah-olah masalah itu sudah diatasi.

"Pak @prastowoyustinus izin bertanya, maaf kalau kurang tepat pertanyaannya. Ngurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil, sudah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai dan coba lapor lewat JAKI malah dikasih bukti palsu hasil edit AI (terlampir). Ada prosedur lain enggak ya?" tanyanya melalui akun Threads miliknya.

Baca juga:

Kapok! Petugas PPSU Kalisari Dapat SP1 Usai Buat Laporan Fiktif Pakai AI di Aplikasi JAKI


Warga berusia 30 tahun itu menjelaskan kronologi awal peristiwa itu bermula ketika konsumen sebuah bengkel di wilayah Jalan Damai, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, parkir sembarangan di pinggir jalan. Karena masalah itu tidak kunjung diselesaikan, ia melaporkannya melalui aplikasi JAKI pada 15 Februari 2026. Kepada wartawan, ia mengaku bukan orang pertama yang mengadu melalui aplikasi JAKI. Beberapa warga lainnya juga telah membuat laporan serupa.

"Ternyata saat saya mencoba lapor, keluhan diselesaikan. Namun, pas saya cek ke TKP, masih tidak ada perubahan. Saya cek lagi foto hasil tindak lanjut, ternyata diedit menggunakan AI seakan akan mobil-mobil bengkel sudah tidak parkir di jalan tersebut," kata dia kepada wartawan, Senin (6/4).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Jakarta Budi Awaluddin mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Biro Pemerintahan sebagai validator akhir terhadap seluruh tindak lanjut pengaduan yang dilaksanakan organisasi perangkat daerah (OPD) dan badan usaha milik daerah (BUMD). Hasilnya, ditemui adanya kekeliruan.

"Biro Pemerintahan mengakui adanya kekeliruan dalam proses validasi. Selama ini belum pernah ditemukan bukti tindak lanjut pengaduan yang menggunakan foto hasil rekayasa AI," kata Budi melalui keterangannya, yang dikutip Senin (6/4).

Menurut Budi, Pemerintah DKI memastikan langkah korektif segera dilakukan. Selain itu, pihaknya juga akan memperkuat sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.(Asp)




Baca juga:

Aktivitas Padel Bikin Warga Haji Nawi Jengkel, Lapor JAKI Sampai Polisi Tidak Ada Solusi

#DKI Jakarta #Parkir Liar #Pramono Anung
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
SPMB DKI Tampung 245.980 Murid, Disdik Pastikan tak Ada Pungutan Biaya
SPMB 2026/2027 disiapkan untuk memastikan setiap anak di Jakarta memiliki kesempatan yang setara dalam mengakses pendidikan berkualitas.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
SPMB DKI Tampung 245.980 Murid, Disdik Pastikan tak Ada Pungutan Biaya
Indonesia
DPRD DKI Minta Pemprov Cari Pelajar yang Lakukan Pembacokan
Setiap tindakan kriminal harus ditindak secara tegas, jangan sampai terjadi pembiaran bagi pelaku sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat luas.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
DPRD DKI Minta Pemprov Cari Pelajar yang Lakukan Pembacokan
Indonesia
Pembagian Beban Subsidi Transjabodetabek, Gubernur Pramono Minta Daerah Penyangga Rawat Halte
Jika Jakarta mampu menanggung subsidi tarif Transjabodetabek, daerah penyangga tak perlu ikut berpartisipasi.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Pembagian Beban Subsidi Transjabodetabek, Gubernur Pramono Minta Daerah Penyangga Rawat Halte
Indonesia
DPRD DKI Ingatkan jangan Sampai Ada Pungli dalam Pendaftaran Sekolah Swasta Gratis Jakarta
Pemprov DKI didorong melakukan pengawalan dan pengawasan yang ketat terhadap program tersebut.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
DPRD DKI Ingatkan jangan Sampai Ada Pungli dalam Pendaftaran Sekolah Swasta Gratis Jakarta
Indonesia
Semarak HUT Jakarta, Masuk Ragunan Gratis dan Ada Game Berhadiah Menarik
Akses masuk gratis ke Taman Margasatwa Ragunan pada 22 Juni 2026 serta 27–28 Juni 2026 sebagai bagian dari perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Semarak HUT Jakarta, Masuk Ragunan Gratis dan Ada Game Berhadiah Menarik
Indonesia
HUT Jakarta, Warga Jakarta Gratis Masuk Ancol Sepanjang Hari
Cara mendapatkan tiket gratis yakni kunjungi Ancol.com lalu pilih tanggal kunjungan berikutnya masukkan nomor KTP/KIA Jakarta kemudian selesaikan reservasi.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
HUT Jakarta, Warga Jakarta Gratis Masuk Ancol Sepanjang Hari
Indonesia
Jelang 500 Tahun Jakarta, Eks Ketua DPRD DKI Prasetyo Minta Pemprov Tata Bantaran Sungai Atasi Banjir
Jakarta telah mengalami Kemajuan signifikan, tapi masih memiliki sejumlah tantangan yang mesti diselesaikan untuk mewujudkan kota global yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Jelang 500 Tahun Jakarta, Eks Ketua DPRD DKI Prasetyo Minta Pemprov Tata Bantaran Sungai Atasi Banjir
Indonesia
Gubernur Pramono Kasi Izin Anak Buahnya Nobar, Asalkan tak Ganggu Jam Kerja
Secara prinsip, ucap Pramono, ia memberikan ruang bagi masyarakat maupun ASN untuk menikmati gelaran sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Gubernur Pramono Kasi Izin Anak Buahnya Nobar, Asalkan tak Ganggu Jam Kerja
Indonesia
Gubernur Pramono Bakal Bangun Kantor, Apartemen, dan Hotel di Eks BPSDM, tak Gunakan APBD
Kawasan seluas 24.375 meter persegi atau sekitar 2,4 hektare itu akan dikembangkan melalui skema kerja sama pemanfaatan (KSP) dengan pihak swasta.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Gubernur Pramono Bakal Bangun Kantor, Apartemen, dan Hotel di Eks BPSDM, tak Gunakan APBD
Indonesia
15 Golongan Gratis Naik Transportasi Umum Jakarta Bakal Ditambah, Siapa yang Masuk?
Program gratis naik transportasi umum di Jakarta ini sebelumnya sudah mencakup kelompok seperti lansia, pelajar, ASN, TNI, Polri, hingga jurnalis.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
15 Golongan Gratis Naik Transportasi Umum Jakarta Bakal Ditambah, Siapa yang Masuk?
Bagikan