MerahPutih.com - Bayern Muenchen membawa ambisi besar saat menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026, Rabu (8/4) dini hari WIB.
Klub asal Jerman itu ingin mengakhiri kutukan panjang yang membuat mereka tak pernah menang di kandang Madrid dalam waktu normal sejak 2001, alias 25 tahun silam.
"Antusiasmenya tentu sangat besar. Namun, kami belum pernah menang di sana sejak saya berada di sini. Itu adalah target kami," kata gelandang Bayern Joshua Kimmich, dikutip dari laman resmi klub, Selasa (7/4).
Baca juga:
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Bayern Munich: Duel Sengit Kembali Terjadi di Bernabeu
Rekor Buruk Bertemu Madrid di Liga Champions
Sejak bergabung pada 2015, Kimmich sudah enam kali menghadapi Madrid di fase gugur Liga Champions. Hasilnya, Los Blancos menang empat kali, sementara dua laga lain berakhir imbang.
Namun, Kimmich menegaskan Bayern kini lebih siap karena tidak banyak pemain yang cedera. "Kami sangat senang semua pemain siap bermain," tandasnya, dilansir Antara.
Sementara itu, Pelatih Bayern Vincent Kompany menyebut duel di Bernabeu sebagai laga tandang tersulit musim ini. "Ini mungkin pertandingan tandang yang paling sulit, tetapi kami ingin menang," kata juru taktik asal Belgia itu.
Baca juga:
Sekali Menang Lewat Adu Penalti
Catatan sejarah menunjukkan kemenangan tandang terakhir Bayern atas Madrid di Liga Champions terjadi pada semifinal 2000/2001 dengan skor 1-0. Bayern kemudian menyingkirkan Madrid dan menjadi juara setelah mengalahkan Valencia lewat adu penalti di final.
Pada 2012 dilansir Antara, Bayern pernah lolos dari Bernabeu lewat adu penalti di semifinal Liga Champions 2011/2012. Saat itu, Madrid menang 2-1 di waktu normal, namun agregat imbang karena Bayern juga menang 2-1 di leg pertama. Kemenangan adu penalti membawa Bayern ke final, meski akhirnya kalah dari Chelsea. (*)