Merahputih.com - Ruang ganti Real Madrid kini resmi menyambut kepulangan sang anak hilang paling kontroversial sepanjang sejarah klub, Jose Mourinho.
Langkah super mengejutkan ini sekaligus mengakhiri spekulasi masa depan karier kepelatihan pria 63 tahun tersebut. Setelah sempat merumput bersama Fenerbahce serta Benfica, juru taktik asal Portugal kini memutuskan mengambil alih kembali kursi panas di Santiago Bernabeu.
Manajemen Benfica mengonfirmasi kepergian sang pelatih menuju Spanyol melalui rilis resmi pada Selasa waktu setempat. Real Madrid sukses mengaktifkan klausul pelepasan senilai 15 juta Euro demi memboyong sang mentor idola publik Madridista.
Benfica SAD telah menginformasikan kepada CMVM (Komisi Pasar Sekuritas Portugal) bahwa Real Madrid CF telah secara resmi menyatakan niatnya untuk merekrut José Mourinho dengan harga €15 juta, dan sang pelatih telah menyetujuinya. Terima kasih, José Mourinho,
Unggahan Benfica di laman media sosial.
Lihat postingan ini di Instagram
Janji Politik Florentino Perez dan Pemecatan Alvaro Arbeloa
Keputusan krusial ini terjadi pasca pemecatan Alvaro Arbeloa dari kursi pelatih pada akhir musim lalu. Florentino Perez langsung bergerak cepat merealisasikan janji kampanyenya begitu status presiden klub kembali aman berada dalam genggaman.
Perez tanpa ragu menebus sisa kontrak sang pelatih legendaris demi mengembalikan kejayaan klub di kompetisi domestik maupun Eropa.

Data kesepakatan serta rekam jejak sang pelatih baru Real Madrid:
- Nilai Klausul Rilis: Sebesar 15 juta Euro atau sekitar Rp264 miliar dibayarkan kepada Benfica.
- Durasi Jabatan Sebelumnya: Memimpin armada Los Blancos pada periode 2010 hingga 2013.
- Prestasi Domestik Spanyol: Mempersembahkan masing-masing satu trofi La Liga, Copa del Rey, dan Supercopa de Espana.
- Klub Terakhir Sebelum Kembali: Menangani raksasa Portugal, Benfica, sebelum pinangan Madrid datang.
Misi Mengulang Kejayaan Masa Lalu
Kedatangan kembali figur penuh karisma ini memicu optimisme tinggi sekaligus kekhawatiran besar bagi para rival. Publik sepak bola tentu ingat bagaimana taktik pragmatis miliknya mampu meruntuhkan dominasi tiki-taka Barcelona belasan tahun silam.
Manajemen klub berharap kehadiran sosok tegas ini mampu menyatukan deretan pemain bintang dalam skuad utama. Tugas berat kini menanti di depan mata guna membawa Real Madrid merajai kembali panggung tertinggi sepak bola dunia.